“Seiring dengan tantangan dunia kerja yang semakin dinamis dan kompetitif, diperlukan keterampilan, pengalaman, serta daya adaptasi yang kuat untuk bersaing. Pendidikan, dunia usaha, dan industri harus berjalan seiring. Kita perlu membangun jembatan yang kokoh antara sekolah dan dunia kerja, agar lulusan kita siap terjun dan berkontribusi nyata,” ujarnya.
Menurutnya, pihaknya telah menjalin kerja sama dengan berbagai perusahaan swasta dan industri untuk menjembatani akses kerja yang lebih luas melalui program gampang kerja. Pada tahun ini, program OJT menargetkan sekitar 580 Pencaker untuk mengikuti OJT selama satu bulan, langsung di lingkungan kerja.
“OJT juga memperkuat kapasitas sumber daya manusia Kota Tangerang agar siap bersaing di pasar kerja yang semakin kompetitif,” katanya.
Selain program OJT, Pemkot Tangerang juga telah menggelar Job Fair secara offline dan online. Job Fair secara offline digelar di Tangcity Mall pada April 2025 lalu.











