SPMB SMP Dimulai 27 Juni

SPMB
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangsel Deden Deni. (Credit: Tri Budi Sulaksono/Banten Ekspres)

“Untuk SD dulu jalur zonasi 70 persen dan sekarang jadi 75 persen. Kalau jalur afir­masi dulu 30 persen dan se­karang jadi 25 persen,” tam­bahnya.

Mantan Sekretaris Dinas Keaehatan Kota Tangsel ter­sebut menambahkan, naik turunnya persentase tersebut lantaran bila dikunci di zonasi lebih besar tentu tidak sesuai dengan jumlah sekolah yang belum merata.

Bacaan Lainnya

Sehingga dibuka jalur lain yang dimungkinkan orang lain bisa masuk, baik melalu jalur afirmasi dan prestasi.

“Kalau besar di zonasi ya ka­sihan yang jauh apalagi seba­ran sekolah yang belum me­rata,” jelasnya.

Deden mengaku, saat ini persiapan sudah berjalan dan pihak tinggal dan sedang so­sialisasi baik ke sekolah, orang tua kewilayahan.

“Kita tetap mendukung sekolah swasta pendamping sebagai solusi bagi siswa siswi yang tidak diterima di SMP negeri,” ung­kapnya.

Deden menuturkan, pihak­nya masih menyiapkan dan menyedian bantuan pendidi­kan bagi siswa yang tidak di­­te­rima di SMP negeri dan bisa sekolah ke SMP swasta.

Pos terkait