Arung Jeram Tangsel Matangkan Persiapan Porprov VII Banten 2026, Atlet Digembleng Lima Kali Sepekan

Arung Jeram Tangsel Matangkan Persiapan Porprov VII Banten 2026, Atlet Digembleng Lima Kali Sepekan
Atlet arung jeram yang tergabung dalam FAJI Kota Tangsel berlatih di Kali Cisadane di kawasan Ekowisata Keranggan, Kecamatab Setu sebagai persiapan menghadapi Porprov VII Banten 2026 mendatang. FAJI Tangsel For Bantenekspres.co.id

SERPONG, BANTENEKSPRES.CO.ID – Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Kota Tangerang Selatan terus mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten 2026. Selain menjalani latihan rutin, para atlet juga akan mengikuti try out dan uji tanding untuk mengukur kemampuan sebelum turun berlaga.

Ketua FAJI Kota Tangsel Andi Hartanto mengatakan, persiapan menuju Porprov berjalan sesuai rencana. Salah satu tahapan yang telah dilakukan yakni peninjauan venue bersama KONI, Pengurus Besar (PB), dan Pengurus Provinsi (Pengprov) FAJI.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, kawasan Ekowisata Keranggan di Kelurahan Keranggan, Kecamatan Setu, telah dinyatakan layak menjadi lokasi pertandingan arung jeram setelah melalui berbagai penilaian dan simulasi.

“Beberapa waktu lalu sudah dilakukan peninjauan venue oleh KONI, PB, dan Pengprov. Hasilnya, venue di Ekowisata Keranggan dinilai layak digunakan untuk pertandingan Porprov,” ujar Andi kepada BANTENEKSPRES.CO.ID, Minggu 14 Juni 2026.

Pada Porprov VII Banten 2026, nomor yang dipertandingkan meliputi sprint, head to head, dan slalom. Sementara nomor long distance atau pengarungan jarak jauh tidak masuk dalam daftar pertandingan.

“Lintasan yang digunakan sekitar 300 meter. Nomor jarak jauh yang biasanya membutuhkan pengarungan hingga sekitar setengah jam tidak dipertandingkan,” katanya.

Meski secara umum venue telah siap digunakan, masih ada beberapa pembenahan yang dilakukan, khususnya pada area penonton agar masyarakat dapat menyaksikan pertandingan dengan lebih nyaman.

“Yang masih perlu diperbaiki sedikit hanya area penonton. Ada beberapa bagian yang masih banyak semak belukar dan akan dirapikan,” jelasnya.

Dalam menghadapi Porprov, FAJI Kota Tangsel menyiapkan 25 atlet yang akan turun di berbagai nomor pertandingan. Sejumlah atlet juga akan tampil di lebih dari satu nomor.

Untuk meningkatkan kemampuan, para atlet menjalani latihan rutin sebanyak lima kali dalam sepekan. Selain itu, setiap dua pekan sekali mereka berlatih langsung di venue pertandingan guna mengenal karakter lintasan.

FAJI Kota Tangsel juga menjadwalkan program try out ke kawasan Citarik, Sukabumi, Jawa Barat, pada 22 Juni 2026. Di lokasi yang dikenal sebagai salah satu pusat pembinaan arung jeram nasional tersebut, para atlet akan menjalani latihan bersama sekaligus uji tanding dengan atlet Sukabumi.

“Tujuannya bukan sekadar mencari menang atau kalah, tetapi untuk melihat sejauh mana kemampuan atlet dan mengetahui kekurangan yang masih perlu diperbaiki,” ungkap Andi.

Melalui rangkaian persiapan tersebut, FAJI Kota Tangsel berharap para atlet mampu tampil maksimal dan memberikan prestasi terbaik bagi Kota Tangerang Selatan pada Porprov VII Banten 2026. (*)

Pos terkait