JAMBE, BANTENEKSPRES.CO.ID – Pemerintah Desa Mekarsari, Kecamatan Jambe, terus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui program peternakan ayam petelur yang dikelola langsung oleh warga. Program tersebut menjadi salah satu upaya desa dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat.
Peternakan ayam petelur yang dibangun oleh Pemerintah Desa Mekarsari kini telah memberikan manfaat nyata bagi warga. Selain mendukung ketersediaan pangan, usaha tersebut juga menjadi sumber penghasilan bagi masyarakat, khususnya bagi warga yang sebelumnya belum memiliki pekerjaan tetap.
Kepala Desa Mekarsari Untung Sumarhadi mengatakan, bahwa program peternakan ayam petelur merupakan bagian dari komitmen pemerintah desa untuk menciptakan masyarakat yang mandiri dan produktif.
“Program ini kami hadirkan sebagai bentuk dukungan kepada masyarakat agar memiliki usaha yang berkelanjutan. Kami ingin masyarakat tidak hanya bergantung pada pekerjaan tertentu, tetapi juga memiliki kemampuan untuk mengembangkan usaha yang bisa menghasilkan pendapatan bagi keluarga,” ujar Untung Sumarhadi kepada Bantenekspres.co.id, Minggu 14 Juni 2026.
Menurutnya, peternakan ayam petelur memiliki potensi ekonomi yang cukup besar karena kebutuhan telur di masyarakat terus meningkat. Oleh karena itu, pemerintah desa berupaya memberikan pendampingan kepada kelompok masyarakat yang mengelola peternakan tersebut.
“Kami melihat peluang usaha peternakan ayam petelur sangat menjanjikan. Karena itu, pemerintah desa terus memberikan motivasi dan dukungan agar masyarakat mampu mengelolanya dengan baik. Harapannya, usaha ini bisa berkembang dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas,” katanya.
Untung menjelaskan, keberadaan peternakan tersebut juga menjadi sarana pemberdayaan masyarakat. Warga yang sebelumnya tidak memiliki pekerjaan kini dapat terlibat dalam pengelolaan peternakan dan memperoleh penghasilan dari hasil panen telur.
“Yang paling penting adalah bagaimana program ini mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ketika warga memiliki pekerjaan dan penghasilan, maka taraf hidup mereka juga akan meningkat. Ini yang terus kami dorong melalui berbagai program pemberdayaan desa,” ungkapnya.
Seiring berjalannya waktu, program tersebut terus berkembang. Beberapa kelompok masyarakat bahkan mulai membangun peternakan ayam petelur secara mandiri setelah melihat hasil yang diperoleh dari usaha tersebut.
“Hari ini kami bersyukur karena masyarakat mulai percaya diri untuk mengembangkan usaha peternakan sendiri. Ini menunjukkan bahwa program yang dijalankan mampu memberikan dampak positif dan menjadi contoh bagi kelompok masyarakat lainnya,” ungkapnya.
Saat ini, hasil panen telur dari peternakan yang dikelola masyarakat terus meningkat. Bahkan, telur yang dihasilkan sudah mulai dipasarkan ke berbagai wilayah untuk memenuhi kebutuhan konsumen.
“Hasil panen yang terus bertambah menjadi bukti bahwa usaha ini memiliki prospek yang baik. Kami berharap ke depan produksi telur semakin meningkat sehingga mampu memperkuat ketahanan pangan desa sekaligus menjadi sumber ekonomi baru bagi masyarakat,” tambahnya.
Pemerintah Desa Mekarsari berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan peternakan ayam petelur sebagai salah satu program unggulan desa. Melalui program tersebut, diharapkan semakin banyak masyarakat yang mampu mandiri secara ekonomi dan merasakan manfaat dari usaha berbasis pemberdayaan masyarakat.
“Kami harap, dengan adanya program ini bisa terus membantu masyarakat untuk bisa mandiri. Kami tidak akan tinggal diam, tentunya akan terus kembangkan dan kami ingin Desa Mekarsari berkembang,” tutupnya. (*)











