DPK Tangsel Kekurangan Buku Referensi

DPK
Wali Kota Benyamin Davnie (kanan) melihat-lihat pameran buku saat festival literasi beberapa waktu lalu. (Credit: Tri Budi Sulaksono/Banten Ekspres)

”Pengunjung perhari 60-70 Orang rata-rata apabila ada fieldtrip (kunjungan) bisa 100 prang tergantung yang datang juga. Ini perpustakaan umum­nya ya tidak termasuk pusling dan perpustakaan digitalnya. Download itangselnya kalau mau lihat buku digitalnya,” tutupnya.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kear­sipan Kota Tangsel Chaerudin mengatakan, pihaknya ber­peran penting dalam mening­katkan literasi masyarakat dan menjaga arsip daerah.

Bacaan Lainnya

”Serta terus berupaya me­ngem­bangkan layanan per­pus­ta­kaan dan kearsipan yang ino­vatif dan terintegrasi,” ujar­nya.

BACA JUGA :
Ratusan Guru dan Operator SD Ikuti Bimtek SPMB

Chaerudin menambahkan, sebagai pusat literasi dan pe­ngelolaan arsip, pihaknya te­rus berkembang dengan menghadirkan layanan per­pustakaan modern.

”Termasuk menghadirkan koleksi buku yang lengkap dan berbagai program edukasi me­narik untuk semua kala­ngan masyarakat,” tambahnya. (bud)

Pos terkait