”Pengunjung perhari 60-70 Orang rata-rata apabila ada fieldtrip (kunjungan) bisa 100 prang tergantung yang datang juga. Ini perpustakaan umumnya ya tidak termasuk pusling dan perpustakaan digitalnya. Download itangselnya kalau mau lihat buku digitalnya,” tutupnya.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Tangsel Chaerudin mengatakan, pihaknya berperan penting dalam meningkatkan literasi masyarakat dan menjaga arsip daerah.
”Serta terus berupaya mengembangkan layanan perpustakaan dan kearsipan yang inovatif dan terintegrasi,” ujarnya.
BACA JUGA :
Ratusan Guru dan Operator SD Ikuti Bimtek SPMB
Chaerudin menambahkan, sebagai pusat literasi dan pengelolaan arsip, pihaknya terus berkembang dengan menghadirkan layanan perpustakaan modern.
”Termasuk menghadirkan koleksi buku yang lengkap dan berbagai program edukasi menarik untuk semua kalangan masyarakat,” tambahnya. (bud)











