Mohammad menambahkan, pihaknya juga menekankan kepada para guru untuk terus bisa memberikan semangat kepada siswa agar mereka bisa membaca dengan baik dan benar. Dirinya tidak ingin ada siswa SDN II Sepatan yang belum bisa atau lancar membaca.
”Untuk bisa memberikan rasa nyaman, maka kita bebaskan para siswa untuk membaca buku secara bebas. Yang terpenting mereka bisa terbiasa dan juga bisa membuat siswa mau membaca terlebih dahulu, selebihnya guru mereka yang akan membimbing,”paparnya.
Ia menjelaskan, saat ini buku yang dimiliki perpustakaan sekolah sudah banyak yang baru. Hal tersebut berkat bantuan dan dukungan orang tua siswa yang sukarela memberikan buku bacaan agar siswa mau membaca buku.
”Kami dapat suport dari orang tua siswa berbentuk buku bacaan. Jadi jumlah buku yang ada semua baru dan bisa di baca oleh siswa kelas 1 sampai kelas 6. Kami sangat senang karena orang tua juga peduli,” tutupnya.(ran)











