“Selanjutnya, dari sisi hasil investasi, perseroan secara efektif berhasil mengoptimalkan instrumen investasi dengan memperoleh pendapatan hasil investasi sebesar Rp4,27 miliar atau meningkat sebesar 8,09 persen dibandingkan tahun 2023,” ungkapnya.
Tak hanya itu, pada aset dalam laporan posisi keuangan per 31 Desember 2024, pihaknya berhasil mencatat peningkatan sebesar Rp682,43 miliar atau meningkat sebesar 14,99 persen dibandingkan tahun lalu.
Peningkatan juga terjadi pada posisi liabilitas dimana terjadi kenaikan sebesar 17,48 persen dibanding tahun lalu yang dicatat sebesar Rp514,52 miliar.
“Selanjutnya, penyesuaian pencatatan pencadangan klaim tahun 2024, maka ekuitas di tahun 2024 tercatat sebesar Rp77,99 miliar, atau sedikit mengalami kontraksi bila dibandingkan capaian tahun 2023 yang lalu yaitu diangka Rp78,95 miliar, sebagai konsekuensi atas rugi komprehensif Rp957,59 juta,” tuturnya.











