Adapun Cadangan Klaim yang dibentuk oleh perseroan adalah sebesar Rp15,11 miliar atau meningkat 8,25 persen dari tahun 2023 yang dicadangkan sebesar Rp13,96 miliar. Sehingga ini berdampak pada laba perseroan.
“Atas penyesuaian pencatatan pada pos Cadangan Klaim tersebut, Perseroan telah menunjukan komitmen positif dalam menerapkan dan melaksanakan regulasi secara baik,” ujarnya.
Meski begitu, kata Yoga Jamkrida juga memiliki beberapa capaian positif di 2024, salah satunya adalah keberhasilan dalam pencapaian imbal jasa penjaminan (IJP) tahun 2024 dibandingkan target rencana kerja dan anggaran (RKA) 2024 dengan realisasi sebesar Rp54,38 miliar atau 96,51 persen dari target.
Sementara itu, terkait dengan beban klaim tercatat turun sebesar 78,79 perden dibandingkan tahun 2023 yakni sebesar Rp41,13 miliar. Realisasi atas beban operasional persersoan di tahun 2024 menunjukan persentase penurunan sebesar 5,52 persen dibanding tahun 2023 dengan realisasi tercatat sebesar Rp2,50 miliar.











