“Kebetulan waktu itu kita memang di sana, kita tayangkan beritanya. Itu murni statement beliau (Ahmad Fauzi Chan alias Ican-red). Saya kan hanya penulis dan apa adanya tidak saya tambah-tambahkan,” jelasnya. Nurkholis juga mengatakan, saat merekam video tersebut ia juga telah mendapat izin dari Ican.
“Ya kalau kita kan mengutip terkait komentarnya, apa yang saya tulis dengan statement dia. Karena di perkataan itu silakan gak papa biar dia (Dirut Radar Banten, Mashudi-red) dengar, ya artinya kita ya udah tulis apa adanya, kita gak mau nutupin, kecuali kita ubah-ubah, salah saya,” ujarnya. Nurkholis menambahkan, dirinya juga siap jika ke depannya dipanggil polisi untuk mengklarifikasi video tersebut. “Insya Allah, Insya Allah saya hadir kalau ada waktu. Saya nggak janji,” tuturnya. (fam/asp)








