“Prinsipnya kita ingin semua tenaga harian lepas bisa mendapatkan haknya yaitu P3K penuh, karena kita mampu menggaji kalau melihat anggaran yang ada,” kata politisi partai Golkar itu. Menurut Rusdi, sejak awal penyelesaian masalah THL menjadi P3K ini pemerintah pusat memberikan keleluasaan kepada pemerintah daerah dalam menentukan jumlah formasi yang disesuaikan dengan kemampuan keuangannya.
“Khususnya bagi pemerintah daerah ada keleluasaan yang mampu secara anggarannya, secara bertahap dapat mengangkat P3K paruh waktu menjadi penuh waktu,” paparnya. Dikatakan, seluruh THL di lingkup Pemkot Tangerang yang telah mengikuti seleksi penerimaan P3K, secara aturan, seluruh THL sudah memenuhi massa baktinya.
“Jadi THL hari ini ketika kemarin tidak lulus itu hanya tertunda menjadi P3K penuh,” kata Rusdi. Dia menambahkan, pihaknya mengajak seluruh tenaga harian lepas bersama-sama turut mengawal dalam waktu 2 – 3 tahun kedepan pengangkatan P3K paruh waktu menjadi penuh waktu secara bertahap.









