Pilar menambahkan, saat ini pihaknya sedang menunggu petunjuk kelaksanaan (juklak) dan juga petunjuk teknis (juknis). “Detailnya seperti apa kita belum tahu. Namun, dalam melakukan pemasangan anggaran di APBD kami, tentu saja bisa tepat dan jangan sampai ada yang kurang seperti itu,” tambahnya.
Menurutnya, dalam pelaksanaan program makan bergizi gratis pihaknya juga kerjasama dengan Badan Gigi Nasional dan akan ada beberapa dapur, petugas yang akan menyediakan makan siang bergizi tersebut.
“Kemarin kami baru pasang dulu anggaran Rp5 miliar tapi, sekali lagi kan kita nunggu kepastiannya, nanti mungkin ada ketetapannya. Kemarin baru disampaikan secara verbal, katanya harus ada 5 persen dari APB ini harus disediakan. Tapi, kami harus menunggu kepastiannya dulu,” jelasnya.
Menurutnya, sesuai arahan dari pemerintah pusat dan bila sudah pasti, maka pihaknya akan langsung memasangan anggaran untuk di APBD murni 2025.











