Hal senada juga diungkapkan Zainab salah satu warga Desa Wanakarta, dirinya juga sangat kesal saat PPDB karena anaknya sempat tidak di loloskan dalam katagori zonasi. Bahkan, anaknya namanya sempat hilang tetapi kembali lagi muncul setelah ada konfirmasi dari dirinya dan suaminya ke pihak sekolah.
”Nama anak saya sempat hilang saat mendaftar di salah satu SMP Negeri dengan jalur zonasi, melihat kejanggalan itu saya langsung konfirmasi ke sekolah yang kami tuju. Sempat berdebat karena rumah saya dengan sekolah tidak jauh hanya berjarak 200 meter saja,” ungkapnya.
Ia berharap, segala permasalahan pendidikan di era Presiden Prabowo Subianto bisa terselesaikan, jangan sampai ada permasalahan yang bisa membuat masyarakat kesulitan untuk bisa masuk ke sekolah yang ada.
”Semoga ajah, di era Presiden Prabowo Subianto ini bisa menyelesaikan permasalah pendidikan. Kalau bisa, apa yang menjadi kebutuhan pendidikan bisa lebih di tingkatkan dengan baik lagi demi anak bangsa,” tutupnya.(ran)











