“Pastinya ingin seperti Kak Rizki, tapi untuk awal saya ingin dipanggil masuk pelatnas oleh PB PABSI untuk SEA Games dulu. Bertahap, selanjutnya ikut kejuaraan internasional,” ucap dara berusia 16 tahun.
Sekretaris Pengcab PABSI Kabupaten Tangerang Alberti menyatakan Alyamaulida memecahkan semua rekor nasional kelas 81 kilogram putri. Mulai dari angkatan snatch, clean and jerk serta total angkatan. Alya, kata Alberti, adalah lifter putri pertama yang mampu merebut medali emas untuk Provinsi Banten pada ajang PON.
“Angkatan yang dibuat Alya semuanya merupakan rekor baru nasional,” ungkap Alberti yang juga ayah kandung Alyamaulida, Minggu (8/9/2024).
Alberti menjelaskan Alya baru pertama kali bertemu dengan lifter senior asal Jawa Barat, Yuripah Melsandi. Sebab, kata dia, pada babak kualifikasi PON lalu keduanyya belum berkompetisi.
Meski bertemu dengan atlet senior, mental bertanding atlet kelahir 2008 itu sangat baik. Dia tidak gentar dengan keberhasilan rivalnya mencetak rekor baru nasional. Alya justru berhasil membuat rekor-rekor baru.
Selanjutnya, Alya akan kembali fokus bergabung dengan Cibubur Youth Athlete Training Center yang merupakan bagian dari program Desan Besar Olahraga Nasional (DBON).
“Harapannya sih mampu menembus level internasional,” tutup Alberti. (apw/kbc)










