“Kendalanya itu proses pekerjaan jalan, hanya mungkin dalam proses pengambilan uang muka dan lainnya.
Itukan proses pengambilannya tidak langsung tapi, pasti hanya 20 persen dulu uang mukanya,” jelasnya.
Namun, Eki meyakini berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya OPD teknis tersebut capaiannya serapan penggunaan APBD sangat bagus.
“OPD diatas 60 persen itu banyak, Kesbangpol sudah 88 persen karena ada hibah, Dispora 78 persen. Ini hitungan kita di APBD murni dan perubahan belum.
Penganggarannya besar. Kita sudah melakukan imbauan kepada OPD yang capaiannya masih dibawah 50 persen,” ungkapnya.
Eki mengaku, untuk Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah perubahan pihaknya sedang melakukan tahapan evaluasi ke Provinsi Banten dan akan dibahas Senin mendatang.
“Pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah perubahan ini tidak telat dan termasuk cepat. Ini tidak menjadi kendala di alat kelengkapan DPRD Kota Tangsel karena, sudah ada surat edaran dan nanti setelah evaluasi nanti langsung disampaikan kepada pimpinan sementara,” tuturnya.











