PPDBM Negeri Kabupaten Tangerang, Anak Yatim Jadi Prioritas

PPDBM
PPDBM: Siswa MAN 1 Tangerang melakukan kegiatan saat pelaksanaan masa orientasi sekolah.(Credit: Net)

Ketua Gerakan Mahasiswa Na­sional Indonesia (GMNI) Kabu­paten Tangerang Endang Kurnia mengatakan, sudah mendatangi keluarga AUR. Kata dia, AUR di­nyatakan tak lulus pada seleksi pertama PPDBM.

”Saya komuni­kasi ke pihak se­kolah dan komite. Hanya kata-kata diusakan yang keluar dari mereka. Harusnya yatim punya perhatian khusus apalagi ini sekolah ma­drasah, agama,” jelasnya kepada Banten Ekspres, Sabtu (4/5/2024).

Bacaan Lainnya

Ia meminta agar Kementerian Agama Perwakilan Provinsi Ban­ten melakukan evaluasi menye­luruh akan seleksi masuk MAN.

”Anak yatim wajib jadi prioritas utama dalam penerimaan sekolah madrasah. Kami atas nama organi­sasi mendesak Kemenag Banten lakukan evaluasi,” jelasnya.

Sementara, Kepala Seksi Pen­didikan Madrasah Kementerian Agama Kabupaten Tangerang Hasyim menjelaskan, Kepala Ke­menag Kabupaten Tangerang Ade Baijuri sudah memberikan teguran kepada Kepsek MAN 1 Tangerang.

”Juga instruksi agar masalah ini diselesaikan secara kekeluar­gaan, ditegur juga sekolahnya,” jelasnya.

Ia memaparkan, Kementerian Agama Kabupaten Tangerang sudah menyampaikan dan men­sosialisasikan kepada kepala ma­drasah negeri tentang PPDBM. Ia meminta, kepala sekolah untuk mengikuti pedoman petunjuk teknis (juknis) dari Dirjen Pen­didikan Islam Nomor 7022 Tahun 2023 Tentang Petunjuk Teknis Penerimaan Peserta Didik Ma­drasah.

”Dan kami pun menginstruksi­kan dalam pelaksanaan PPDBM agar objektif, transparan, akunta­bel dan tanpa diskriminasi. Se­hingga mendorong peningkatan akses layanan pendidikan yang berkeadilan,” jelasnya.(sep)

Pos terkait