TANGERANG,BANTENEKSPRES.CO ID – Langkah Pemkot Tangerang menyiapkan lahan untuk program Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) mendapat tanggapan positif.
Pengamat kebijakan publik dari Lembaga Kajian Politik Nasional (LKPN), Adib Miftahul menilai, langkah ini sebagai jalan keluar yang tepat setelah sebelumnya program PSEL di Kota Tangerang sempat tersendat. Sebab, akibat regulasi pemerintah pusat sebelumnya sangat membingungkan.
Menurutnya adanya skema baru ini ia Optimis program PSEL di Kota Tangerang dapat direalisasikan.
Direktur Eksekutif LKPN ini mengungkapkan, keterlambatan proyek PSEL Kota Tangerang pada masa lalu bukan disebabkan oleh ketidaksiapan pemerintah daerah, melainkan lambatnya perusahaan yang akan menjalankan Proyek Strategis Nasional (PSN) era Presiden Jokowi tersebut.
“Masalahnya dulu bukan di tataran Kota atau Kabupaten, tapi kebijakan pemerintah pusat yang membingungkan. Saya katakan amburadul. PKS (Perjanjian Kerja Sama) antara Pemkot dengan perusahaan yang akan mengelola PSEL itu sudah ditandatangani sejak 2023 tapi tidak ngapa-ngapain sampai PSN-nya dicabut,” ujar Adib saat ditemui, beli lama ini.
Dengan adanya dorongan akselerasi dari Menteri Lingkungan Hidup yang baru serta target prioritas dari Presiden Prabowo Subianto, Adib mengaku optimis terhadap keberlanjutan proyek ini. Terlebih, anggaran dan skema dana talangan dari pemerintah pusat kini jauh lebih jelas.
Ia berharap, kedepan solusi ini dapat mengatasi satu permasalahan kota khususnya masalah sampah di kota Tangerang.(*)








