Lebih lanjut, penukaran uang pecahan didominasi oleh uang pecahan kecil (UPK) dengan jumlah 78,98 juta lembar atau 63,37 persen.
Sementara Uang Pecahan Besar (UPB) sejumlah 45,64 juta lembar atau 36,63 persen.
Uang pecahan Rp2.000 menjadi yang paling diminati dengan jumlah penukaran 30,57 juta lembar (24,53 persen).Pecahan Rp5.000 sebanyak 24,61 juta lembar (19,75 persen), dan Rp100.000 sebanyak 23,45 juta lembar (18,82 peren) dari total keseluruhan.
“Secara nominal, total UPK mencapai Rp513,12 miliar dan UPB mencapai Rp3,27 triliun. Dengan demikian, total realisasi selama Ramadan 2024 mencapai 84,95 persen dari proyeksi awal yang mencapai Rp4,57 Triliun,” ujarnya.
Lebih lanjut, dari sisi temuan uang yang diragukan keasliannya atau palsu, terdapat temuan sebesar 28 lembar.
Pecahan yang diragukan keasliannya adalah pecahan Rp100.000 sebanyak 17 lembar, Rp50.000 sebanyak 9 lembar, Rp20.000 sebanyak 2 lembar.











