Ribuan Balita Stunting di Kota Serang, Pejabat Pemkot Diminta Jadi Orang Tua Asuh

Ribuan Balita Stunting
KUNJUNGI RUMAH: Petugas Posyandu Kecamatan Kasemen mengunjungi salah satu rumah warga yang mengalami stunting, Kamis (18/1/2024). (Foto: Dani Mukarom/ Banten Ekspres)

“Kemudian, kelurahan Curug Manis 25, Sukalaksana 2, Cilaku 22, Kelurahan Curug 20, Sukawana 29, dan Tinggar ada 11. Tersebar di sepuluh kelurahan. Kalau gizi buruk yang masuk data kami di Kecamatan Curug ada sepuluh anak,” tuturnya.

Di tempat lain, Pj Wali Kota Yedi Rahmat mengatakan, Rancangan awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Serang Tahun 2025 akan difokuskan dalam penekanan angka stunting. Yedi menjelaskan bahwa Pemkot Serang tahun ini masih fokus dalam menekan penurunan kasus stunting di Kota Serang.

Bacaan Lainnya

“Kita masih berupaya untuk menekankan kasus stunting di Kota Serang. Dan mudahan-mudahan itu semuanya bisa teratasi berdasarkan perencanaan yang matang dan konsisten,” katanya. Selain itu, Yedi Rahmat juga meminta kepada seluruh pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Serang untuk menjadi orang tua angkat balita stunting.

Yedi menuturkan, penanganan stunting harus dilakukan secara bersama-sama dan dilakukan lintas organisasi perangkat daerah (OPD).

Pos terkait