Sejumlah Cabor Porprov Banten Mulai Bertanding 9 November, Final Tetap Setelah Pembukaan

Sekretaris Umum KONI Kota Tangsel Irfan. Tri Budi/Bantenekspres.co.id

CIPUTAT, BANTENEKSPRES.CO.ID – Sejumlah cabang olahraga (cabor) pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten 2026 mulai dipertandingkan lebih awal, yakni pada 9 November 2026. Meski begitu, seluruh pertandingan final tetap dijadwalkan berlangsung setelah pembukaan Porprov pada 15 November 2026.

Diketahui Porprov VII Banten 2026 dijadwalkan berlangsung pada 15 hingga 23 November 2026 dengan mempertandingkan 60 cabor. Meski demikian, sejumlah cabang olahraga (cabor) akan memulai pertandingan lebih awal.

Bacaan Lainnya

Sekretaris Umum KONI Kota Tangsel Irfan mengatakan, pertandingan lebih awal dilakukan karena beberapa cabor membutuhkan waktu cukup panjang untuk menyelesaikan seluruh rangkaian kompetisi. “Di antaranya sepak bola, futsal, hoki, sepak takraw, dan bola voli,” ujarnya kepada BANTENEKSPRES.CO.ID, Senin, 2 November 2026.

Irfan menambahkan, salah satu contohnya adalah bola voli yang memiliki sejumlah kategori pertandingan, mulai dari voli indoor hingga voli pasir. Untuk voli pasir, pertandingan dijadwalkan lebih awal karena menggunakan venue yang juga dimanfaatkan untuk cabang olahraga bola tangan pasir.

“Jumlah pertandingannya cukup banyak. Misalnya voli, ada voli lapangan dan voli pasir. Voli pasir didahulukan karena venue-nya juga digunakan untuk bola tangan pasir. Jadi, penggunaannya diatur bergantian,” tambahnya.

Irfan menjelaskan, pertandingan voli dijadwalkan berlangsung mulai 10 hingga 19 November. Jika seluruh pertandingan baru dimulai setelah pembukaan pada 15 November, waktu yang tersedia tidak akan mencukupi hingga akhir pelaksanaan Porprov.

Meski sejumlah pertandingan dimulai lebih awal, panitia memastikan tidak ada perebutan medali final sebelum pembukaan. Seluruh pertandingan final tetap digelar setelah 15 November.

Dalam pelaksanaannya, terdapat sejumlah venue yang digunakan oleh lebih dari satu cabang olahraga. Namun, penggunaannya diatur berdasarkan jadwal sehingga tidak berlangsung bersamaan. “Selain voli pasir dan bola tangan pasir, terdapat pula penggunaan venue bersama untuk beberapa cabang olahraga lainnya,” ungkapnya.

Dari sisi peserta, berdasarkan data entry by name terakhir, jumlah atlet yang akan ambil bagian dalam Porprov VII Banten diperkirakan mencapai sekitar 7.000 orang. Sementara itu, terdapat 60 cabang olahraga dengan sekitar 900 kategori pertandingan.

Beberapa cabor memiliki kategori pertandingan cukup banyak. Panahan dan atletik masing-masing sekitar 40 kategori, sedangkan panjat tebing sekitar 32 kategori. Adapun bulu tangkis dan tenis meja termasuk cabor dengan kategori lebih sedikit, masing-masing tujuh kategori.

“Total medali yang diperebutkan dalam ajang olahraga tingkat Provinsi Banten tersebut diperkirakan mencapai lebih dari 9.000 keping, terdiri dari emas, perak, dan perunggu,” tuturnya.

Irfan menyebut koordinasi dengan pemerintah daerah dan PB Porprov masih terus dilakukan untuk memastikan kesiapan seluruh pertandingan, terutama cabor yang memulai kompetisi lebih awal.

“Harapannya sukses penyelenggaraan, sukses administrasi, serta Kota Tangsel bisa menjadi juara umum,” harapnya.

Terkait keabsahan atlet, proses pemeriksaan dilakukan melalui bidang pertandingan dan bidang keabsahan PB Porprov bersama Panitia Pengawas dan Pengarah (Panwasrah). Masing-masing kabupaten dan kota juga memiliki kesempatan mengajukan keberatan apabila menemukan persoalan terkait status atlet.

Khusus kontingen Kota Tangsel, disebutkan sebanyak 1.589 atlet telah memiliki KTP KotaTangsel. Namun, data tersebut masih menjadi bagian dari proses pemeriksaan dan keabsahan atlet. (*)

Pos terkait