SETU, BANTENEKSPRES.CO.ID – Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan memastikan kesiapan venue Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten 2026 terus dimatangkan. Sejumlah lokasi pertandingan telah memenuhi standar kelayakan, sementara beberapa venue lainnya masih dalam tahap penyelesaian akhir.
Hal tersebut disampaikan Pilar saat meninjau Stadion Sepakbola Kera Sakti di Kawasan BRIN di Kecamatan Setu yang akan digunakan sebagai venue cabang olahraga sepak bola pada Porprov VII Banten 2026.
Menurut Pilar, Stadion Kera Sakti sudah siap digunakan karena selama ini kerap menjadi lokasi pertandingan sepak bola, termasuk kompetisi Liga Suratin kelompok usia U-13, U-15, dan U-17.
“Kalau di Kera Sakti sendiri sudah siap, karena ini biasa digunakan terakhir oleh PSSI Banten juga Liga Suratin U-13, U-15, U-17 di sini. Jadi saya rasa kalau venue ini siap,” ujarnya kepada wartawan, Selasa, 27 Oktober 2026.
Pilar mengatakan, peninjauan tersebut merupakan bagian dari rangkaian pengecekan sejumlah venue di Kota Tangsel, termasuk fasilitas cabang olahraga cabor motocross di kawasan Perumahan Serpong Paradise, dan sepatu roda di kawasan Ciater Permai.
Dari hasil pengecekan, sejumlah venue telah siap digunakan, sedangkan beberapa lainnya masih menjalani tahap akhir pembangunan. Pemkot Tangsel menargetkan seluruh fasilitas dapat digunakan sesuai jadwal pertandingan.
“Memang ada beberapa venue yang sekarang sedang finishing pembangunan. Tapi dalam beberapa hari ke depan insyaallah sudah siap untuk digunakan. Karena dari KONI Provinsi Banten juga sudah dilakukan pengecekan dan kelayakan itu sudah dinilai,” tambahnya.
Pilar menjelaskan, pihaknya mengupayakan agar venue yang masih dalam tahap penyelesaian dapat segera digunakan untuk uji coba sebelum pertandingan resmi dimulai. Pilar juga memastikan persiapan penyelenggaraan Porprov VII Banten 2026 masih berjalan sesuai rencana.
Tahapan verifikasi dan keabsahan atlet telah diselesaikan untuk memastikan peserta memenuhi ketentuan yang berlaku. Menurutnya, aturan keabsahan atlet diterapkan secara ketat, termasuk ketentuan domisili dan administrasi bagi atlet yang akan bertanding.
Hal tersebut dilakukan untuk menjaga kualitas kompetisi sekaligus memberikan kesempatan kepada atlet yang memenuhi persyaratan untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. “Insyaallah sebenarnya masih on the track semuanya, tidak ada kendala. Kemarin juga sudah selesai terakhir itu keabsahan terkait nama masing-masing atlet,” ungkapnya.
Pilar menjelaskan, dari total 60 cabang olahraga yang dipertandingkan pada Porprov VII Banten 2026, terdapat lima cabang olahraga yang lokasi pertandingannya berada di luar Tangsel. Cabang olahraga selancar akan digelar di kawasan Bayah, Sawarna, Kabupaten Lebak, karena membutuhkan fasilitas pantai dan laut.
Sementara itu, cabang olahraga atletik dan gimnastik ditempatkan di luar Kota Tangsel yakni di Kota Tangerang karena kebutuhan fasilitas pertandingan yang belum tersedia secara memadai di daerah tersebut.
Selain itu, cabang olahraga bowling juga akan dilaksanakan di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) Kabupaten Tangerang.
Pemilihan lokasi tersebut mempertimbangkan kapasitas tempat untuk menampung jumlah atlet yang bertanding. “Bowling itu kemarin mau di WTC BSD tapi, karena jumlah atletnya cukup banyak, tempatnya lebih representatif kita gunakan di PIK. Jadi supaya memberikan kenyamanan juga buat para atlet kita yang bertanding,” jelasnya.
Pilar menyebut, penggunaan venue di luar Kota Tangsel merupakan bagian dari penyesuaian terhadap kebutuhan teknis setiap cabang olahraga agar pertandingan dapat berlangsung dengan baik.
Sementara itu, Kota Tangsel tetap menjadi lokasi utama penyelenggaraan Porprov dengan berbagai fasilitas olahraga yang telah disiapkan. “Kontingen Kota Tangsel juga direncanakan mengikuti seluruh 60 cabang olahraga yang dipertandingkan,” ungkapnya.
Adapun pembukaan Porprov VII Banten 2026 dijadwalkan berlangsung pada 15 November 2026 di kawasan Sunburst BSD, Serpong.
Pilar berharap seluruh persiapan venue dan administrasi atlet dapat berjalan sesuai target sehingga penyelenggaraan Porprov berlangsung lancar, aman, serta mampu mendorong prestasi olahraga di Provinsi Banten. (*)









