Rahmawati Resmi Dilantik Jadi Ketua DPC Iwapi Kabupaten Serang, Ingin Majukan UMKM Hingga Pasar Internasional

Ketua DPC Iwapi Kabupaten Serang Hj. Rahmawati, didampingi Ketua Umum DPD Iwapi Provinsi Banten Renny Fonda, menandatangani berita acara pelantikan dan pengukuhan di Hotel Ratu Kota Serang, Selasa 27 Oktober 2026. Foto : Agunggumelar/Bantenekspres.co.id

 

SERANG,BANTENEKSPRES.CO.ID – Hj. Rahmawati secara resmi dilantik oleh Ketua Umum DPD Iwapi Provinsi Banten Renny Fonda menjadi Ketua DPC Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi) Kabupaten Serang periode 2026-2031.

Bacaan Lainnya

Pelantikan dan pengukuhan dilaksanakan di Hotel Ultima Ratu Kota Serang, pada Selasa 27 Oktober 2026, dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Serang Bahrul Ulum, Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas, dan pejabat di lingkungan Pemkab Serang.

Melalui kepemimpinannya ini Rahmawati ingin mendorong kemajuan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), agar semakin berkembang dan mampu menembus pasar internasional.

Selain itu pihaknya juga akan memperkuat peran perempuan di dunia usaha, serta meningkatkan kontribusi pelaku UMKM khususnya perempuan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

“Supaya Kabupaten Serang semakin maju berdaya saing internasional, agar tidak tertinggal. Karena sesuai yang saya sampaikan bahwa suatu hari di 29 kecamatan akan bergerak memperbaiki ekonomi, memajukan perdagangan secara go internasional,” katanya kepada wartawan usai acara.

Rahmawati mengaku, akan mengajak semua perempuan di 29 kecamatan untuk berkiprah di dalam dunia usaha, supaya mereka tidak merasa sendirian sebab akan dibantu untuk memajukan usahanya.

Jumlah pengurus di DPC Iwapi Kabupaten Serang sekitar 30 orang, namun untuk anggotanya tidak terbatas selama perempuan mempunyai tekad kuat memajukan usahanya maka akan direkrutnya menjadi bagian Iwapi.

“Saya ini dari dulu sering keliling Kabupaten Serang, maka saya ingin membuktikan dan membawa UMKM ke ranah berbisnis yang lebih tinggi lagi. Saya asli warga Kabupaten Serang dan saya bersemangat, mengajak semua perempuan harus maju, pantang menyerah dan tahan banting,” ujarnya.

Dikatakan Rahmawati, untuk masalah UMKM masih ada beberapa pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, karena menurutnya banyak produk yang tidak terlihat padahal kualitasnya bagus.

Sehingga perlu adanya kolaborasi bersama antara Iwapi dan dinas terkait, supaya dibantu baik untuk permodalannya maupun penjualannya.

“Di 29 kecamatan ini banyak produk-produk yang tidak terlihat, saya ingin produk-produk kolaborasi dengan dinas-dinas terkait agar dibantu permodalannya, perdagangannya, dan iklannya agar go internasional,” ucapnya. (*)

 

Pos terkait