PASARKEMIS,BANTENEKSPRES.CO.ID – Pemerintah Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, menghadirkan inovasi layanan publik bernama JUMPA MELATI (Jumat Malam Pelayanan Administrasi Kependudukan Terintegrasi).
Program ini dirancang khusus untuk warga yang kesulitan mengurus dokumen kependudukan pada jam kerja akibat kesibukan bekerja maupun sekolah.
Kasi Pelayanan Kecamatan Pasar Kemis Sudarsih menjelaskan, program ini menjawab kebutuhan masyarakat yang mendambakan akses layanan kependudukan di luar jam reguler pagi hari.
“Kami memberikan kesempatan kepada warga, khususnya Kecamatan Pasar Kemis, untuk mendapatkan pelayanan adminduk karena mereka tidak bisa datang pada pagi hari dikarenakan kesibukan seperti bekerja ataupun sekolah,” ujar Sudarsih di ruang kerjanya, kemarin.
Meski dilaksanakan pada malam hari, Sudarsih memastikan jenis layanan yang diberikan tetap sama lengkapnya dengan pelayanan reguler pada pagi hari.
Warga dapat mengurus berbagai dokumen kependudukan secara gratis dan terintegrasi, meliputi pencetakan KTP-el, Kartu Identitas Anak (KIA), pembuatan dan pembaruan Kartu Keluarga (KK), Surat pindah penduduk, serta pembuatan akta kelahiran dan akta kematian.
Program JUMPA MELATI rutin digelar satu bulan sekali setiap Jumat pada pekan ketiga, mulai pukul 17.00 WIB hingga 20.00 WIB.
Sejak mulai diperkenalkan pada bulan September dan Oktober 2026, inovasi ini mendapat sambutan yang luar biasa dari masyarakat.
Pada pelaksanaan terbarunya tanggal 23 Oktober 2026 lalu, jumlah warga yang hadir bahkan melampaui target kuota yang disediakan.
Pihak kecamatan saat ini membatasi kuota sebanyak 100 antrean per sesi. Pembatasan ini diberlakukan demi menjaga kualitas layanan dan menyesuaikan dengan keterbatasan kapasitas jumlah petugas di lapangan.
“Kemarin malam pada tanggal 23 Oktober, antusiasme masyarakat memang melebihi dari yang kami targetkan. Target kami 100, tetapi warga yang datang melampaui itu karena keterbatasan petugas yang kami miliki,” ungkap Sudarsih.
Menanggapi tingginya animo tersebut, pihak Kecamatan Pasar Kemis berencana melakukan evaluasi berkala.
Evaluasi ini mencakup kemungkinan penambahan jadwal pelaksanaan di luar hari Jumat minggu ketiga, agar lebih banyak warga yang terakomodasi.
“Untuk ke depannya, menjawab antusiasme masyarakat ini, kami akan evaluasi kembali apakah layanan malam hari bisa diperluas. Jadwal pastinya belum ditentukan karena baru berjalan dua kali, dan kami masih dalam proses evaluasi,” pungkasnya.
Melalui inovasi JUMPA MELATI, Kecamatan Pasar Kemis berharap dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mendekatkan layanan administrasi kependudukan yang mudah, cepat dan inklusif bagi seluruh warganya. (*)










