MAUK,BANTENEKSPRES.CO.ID – Jajaran Polsek Mauk, Polresta Tangerang, menggelar inspeksi mendadak sekaligus monitoring ketersediaan stok bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah hukumnya, kemarin.
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Mauk AKP I Nyoman Nariana, S.M., S.Pd., ini bertujuan untuk memastikan pasokan energi bagi masyarakat tercukupi sekaligus mengantisipasi potensi lonjakan antrean kendaraan.
Berdasarkan pemantauan lapangan mulai pukul 10.00 WIB, petugas mendatangi dua titik SPBU utama.
Di SPBU 34-15518 (Jalan Raya Ir. Sutami, Kecamatan Kemiri) stok Pertalite tercatat sebanyak 19.518 liter, Pertamax 22.588 liter, Pertamax Green 3.245 liter, dan Pertamina Dex 8.126 liter. Sementara itu, stok Biosolar, Dexlite dan Premium terpantau nihil.
Kemudian, di SPBU 34-15522 (Jalan Raden Machmud, Kelurahan Mauk Timur) ketersediaan stok Pertalite tercatat sebanyak 10.832 liter, sedangkan jenis BBM lainnya terpantau nihil.
“Secara keseluruhan, terdapat tiga SPBU Pertamina di wilayah hukum Polsek Mauk yang secara berkala menjadi fokus pengawasan kepolisian guna memetakan ketersediaan energi secara akurat,” ungkapnya.
Selain mendata volume BBM, petugas juga memantau langsung kondisi arus lalu lintas dan antrean kendaraan di area pengisian. Hasilnya, situasi terpelihara dengan baik.
“Dari hasil monitoring kami, kondisi antrean kendaraan masih berjalan normal dan tidak ditemukan adanya kepadatan berarti yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat,” tambahnya.
Ia menegaskan, kegiatan pengecekan berkala ini merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, sekaligus memastikan pendistribusian BBM kepada masyarakat berjalan lancar tanpa hambatan berarti. (*)










