TANGERANG, BANTENEKSPRES.CO.ID — Pondok Pesantren (Ponpes) Al Kamil yang berlokasi di bilangan Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang, berkomitmen dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya berakhlak mulia, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, berdaya saing serta berprestasi. Di tengah dinamika zaman modern, ponpes ini konsisten menanamkan karakter kuat bagi para santri dan santriwati agar mampu menorehkan prestasi gemilang di berbagai bidang, khususnya pada keunggulan keagamaan.
Pimpinan Pondok Pesantren Al Kamil Jatiuwung, KH Ahmad Wildan Said mengungkapkan, bahwa pembentukan karakter berbasis nilai-nilai Islam menjadi pondasi utama dalam sistem pendidikan di pesantren yang dipimpinnya. Menurutnya, prestasi tidak akan bernilai maksimal jika tidak dilandasi dengan akhlak dan kedalaman ilmu agama.
“Karakter adalah akar dari setiap prestasi. Di Ponpes Al Kamil, kami mendidik para santri dan santriwati agar memiliki integritas, kedisiplinan, serta kecintaan yang mendalam terhadap ilmu Al-Qur’an dan ilmu-ilmu keislaman lainnya,” ungkap KH Ahmad Wildan saat ditemui, Senin, 21 September 2026.
“Dari akar yang kuat inilah, buah prestasi di berbagai bidang akan tumbuh dengan sendirinya,” sambungnya.
Ia mengatakan, dalam upaya mendorong santri agar terus berprestasi, Ponpes Al Kamil memadukan kurikulum salafiyah (klasik) khas pesantren dengan sistem pendidikan modern. Penguasaan kitab kuning, tahfizul Qur’an, serta pemahaman fiqih yang mendalam menjadi identitas utama yang terus dirawat dan ditingkatkan kualitasnya.
Dikatakannya, pihaknya juga memberikan ruang seluas-luasnya bagi para santri untuk mengembangkan potensi diri di luar bidang keagamaan, seperti keolahragaan, sains, seni Islami, hingga literasi digital.
Seperti di bidang olahraga, para santri Ponpes Al Kamil meraih juara 2 pada kompetisi sepak bola dalam ajang Liga Santri 2026 yang digelar Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) Kota Tangerang. Pada final Liga Santri 2026, Ponpes Al-Kamil kalah tipis kontra Ponpes Ummul Rodhiyah 0-1 yang digelar di Stadion Benteng Reborn, Jumat, 18 September 2026.
KH Ahmad Wildan menyampaikan apresiasi tinggi atas torehan prestasinya pada ajang Liga Santri tersebut. Menurutnya, para santri telah menunjukkan perjuangan, semangat, dan kreativitas yang luar biasa dari pertandingan awal hingga akhir.
“Anak-anak betul-betul berjuang dari mulai pertandingan pertama sampai akhir ini. Mereka semangat terus dan berkreasi. Ini tandanya bahwa santri terus siap untuk bisa mengembangkan cita-cita mereka, tidak hanya belajar di pesantren, tetapi mereka juga bisa berkreasi di luar pesantren,” ujar KH Ahmad Wildan.
Ia menjelaskan, bahwa keikutsertaan para santrinya di ajang Liga Santri memberikan dampak positif yang besar terhadap pembentukan karakter pribadi santri.
“Olahraga itu membuat jiwa dan badan para santri menjadi lebih sehat. Sehat mental, sehat pikiran para santri serta dapat memperkuat karakternya, karakter anak-anak semakin terbangun serta menjadi semakin kuat dan sehat secara fisik maupun mental,” paparnya.
KH Ahmad berpesan agar para santri tidak cepat berpuas diri dengan pencapaian yang ada, melainkan terus menjadikan nilai-nilai keagamaan sebagai kompas moral dalam menghadapi tantangan global.
“Kami ingin alumni Ponpes Al Kamil tidak hanya dikenal pintar secara akademis atau mahir secara religius, tetapi juga menjadi teladan di tengah masyarakat luas yang membawa kemaslahatan,” pungkasnya.
Dengan pola pembinaan yang terpadu dan berorientasi pada mutu, kata KH Ahmad, Ponpes Al Kamil Jatiuwung optimis dapat terus melahirkan generasi penerus bangsa yang unggul, berprestasi, dan tetap teguh memegang ajaran Islam.(*)
Reporter : Abdul Aziz










