Annisa Mahesa Bantu TPA di Petir dengan Puluhan Al-Qur’an dan Meja Belajar

Annisa Mahesa Bantu TPA di Petir dengan Puluhan Al-Qur’an dan Meja Belajar
Semangat mengaji di tengah keterbatasan, Anggota Komisi XI DPR RI, Annisa Mahesa salurkan sarana belajar di Kecamatan Petir, Kabupaten Serang, Banten. Foto (Ist)

SERANG, BANTENEKSPRES.CO.ID – Keterbatasan fasilitas tak menyurutkan semangat puluhan anak di Kecamatan Petir, Kabupaten Serang, untuk belajar membaca Al-Qur’an. Lebih dari 80 anak mengikuti kegiatan mengaji yang harus berlangsung secara bergantian dari pagi hingga malam lantaran terbatasnya sarana belajar.

Kondisi tersebut menjadi salah satu aspirasi masyarakat yang disampaikan kepada Anggota Komisi XI DPR RI, Annisa Mahesa, saat melaksanakan kegiatan reses di wilayah tersebut.

Bacaan Lainnya

Menindaklanjuti aspirasi itu, Annisa turun langsung meninjau lokasi tempat pengajian. Ia melihat kondisi kegiatan belajar sekaligus berdialog dengan guru ngaji dan pengelola TPA terkait kebutuhan fasilitas yang diperlukan para santri.

Dari hasil peninjauan, keterbatasan meja dan Al-Qur’an menjadi salah satu kendala yang perlu mendapat perhatian.

“Ketika masyarakat menyampaikan kebutuhan, tentu kami ingin melihat langsung kondisinya. Dari peninjauan ini, kami melihat bahwa sarana belajar memang perlu ditambah agar anak-anak bisa belajar dengan lebih nyaman,” ujar Annisa Senin 31 Agustus 2026.

Sebagai bentuk tindak lanjut, Annisa menyalurkan sekitar 20 Al-Qur’an dan 35 meja lipat untuk menunjang kegiatan belajar mengajar di TPA.

Bantuan tersebut disambut baik guru ngaji dan pengelola TPA. Pasalnya, fasilitas tersebut dinilai sangat membantu proses belajar puluhan santri yang selama ini harus menggunakan sarana secara terbatas.

“Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan. Meja dan Al-Qur’an ini sangat membantu kegiatan belajar anak-anak, apalagi jumlah santri yang mengaji cukup banyak,” ujar salah seorang guru ngaji.

Menurutnya, bantuan tersebut bukan hanya menambah fasilitas belajar, tetapi juga memberikan semangat bagi para guru dan santri untuk terus menjalankan kegiatan pendidikan Al-Qur’an.

Ia berharap sarana yang telah diberikan dapat dimanfaatkan dan dirawat dengan baik sehingga bisa digunakan dalam jangka panjang.

Sementara itu, Annisa menegaskan, dukungan terhadap sarana TPA merupakan bagian dari upaya mendorong keberlangsungan pendidikan keagamaan bagi anak-anak di lingkungan masyarakat.

Menurut dia, kegiatan reses tidak sebatas menyerap aspirasi, tetapi juga menjadi kesempatan untuk melihat secara langsung kondisi dan kebutuhan masyarakat di lapangan.

“Aspirasi yang kami terima perlu dilihat langsung agar kebutuhan masyarakat bisa dipahami secara utuh dan ditindaklanjuti sesuai kemampuan yang ada,” katanya.

Annisa berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi kegiatan belajar mengaji di TPA.

“Semoga bantuan ini bermanfaat untuk anak-anak dan guru yang mengajar. Mudah-mudahan kegiatan mengajinya terus berjalan dan semakin banyak anak yang mendapatkan kesempatan untuk belajar Al-Qur’an dengan baik,” pungkasnya. (*)

Pos terkait