Disnakeswan Lebak Tangani Diare Akut Pada Peternakan Kambing Etawa

Petugas UPTD Puskeswan memberikan penanganan terhadap kambing etawa yang diare akut, Kamis 9 Juli 2026. Foto ; A Fadilah/BantenEkspres.co.id

CIRINTEN,BANTENEKSPRES.CO.ID – Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Lebak melakukan pemeriksaan terhadap kambing peternakan etawa (PE) yang terserang diare akut di Desa Cirinten, Kecamatan Cirinten, Kabupaten Lebak, Banten, Kamis 9 Juli 2026.

“Melalui pelayanan kesehatan hewan aktif, kita turunkan petugas UPTD Puskeswan untuk memberikan penanganan terhadap kasus diare akut yang terjadi pada kambing Peranakan Etawa (PE),” kata Feby Herdian, Kepala Disnakeswan Lebak.

Bacaan Lainnya

Menurut dia, diare akut pada kambing tidak boleh dianggap sepele. Apabila tidak segera ditangani, kondisi ini dapat menyebabkan dehidrasi, penurunan nafsu makan, penurunan bobot badan, hingga meningkatkan risiko kematian, terutama pada ternak muda.

“Penanganan yang cepat, disertai pemberian terapi yang tepat dan perbaikan manajemen pemeliharaan, menjadi kunci utama untuk mempercepat proses pemulihan,” ujarnya.

Selain pengobatan, kata Feby, petugas juga memberikan edukasi kepada peternak mengenai pentingnya menjaga kebersihan kandang, menyediakan pakan dan air minum yang berkualitas, serta melakukan pemantauan kesehatan ternak secara rutin sebagai langkah pencegahan penyakit.

“Kesehatan ternak adalah investasi bagi kesejahteraan peternak. Melalui pelayanan yang cepat, tepat, dan responsif, kita bersama menjaga produktivitas ternak serta memperkuat ketahanan peternakan di Kabupaten Lebak,” paparnya.(*)

Pos terkait