KOTA TANGERANG,BANTENEKSPRES.CO.ID-Tim Penilai dari Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/ Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) melakukan penilaian program unggulan Pemkot Tangerang, Senin (29/6/2026), Kota Tangerang.
Yang dinilai, implementasi program unggulan Wali Kota Sachrudin dan Wakil Wali Kota Tangerang Maryono Hasan. Yakni, Gampang Pangan, Gampang Sekolah dan Gampang Kerja (3G). Pada penilaian tahap I, masuk 5 besar kota terbaik nasional.
Tim Penilai Independen PPD 2026 Bappenas mengunjungi sejumlah lokasi mulai dari SMPN 26 Kota Tangerang, SMP Excellent 1 Belendung, Balai Latihan Kerja (BLK) Benda, sampai titik lokasi pelayanan Bentor Pangan Sahabat Masyarakat (Bang Sama) yang menyediakan sembako murah di tengah kawasan pemukiman di Benda, Kota Tangerang.
“Kami meninjau langsung untuk melihat lebih detil dampak yang dirasakan penerima manfaat lewat program-program pembangunan khususnya Gampang Sekolah di Kota Tangerang. Kami sudah lihat program ini berhasil memberikan dampak manfaat yang berarti bagi masyarakat namun ke depannya setelah penilaian ini diharapkan bisa dapat terus ditingkatkan bahkan diperluas lagi,” kata Prakosa Grahayudiandono, Direktur Sistem dan Manajemen Risiko, Kementerian PPN/Bappenas.
Dalam pemaparannya di hadapan Tim Penilai dari Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas, Sekda Kota Tangerang Herman Suwarman menjelaskan Program Gampang Sekolah sebagai program unggulan yang menjadi fokus penilaian. Menurutnya, program tersebut merupakan prioritas pertama dalam Misi Pembangunan Kota Tangerang 2025–2030 dan dijalankan melalui kolaborasi pentahelix.
“Gampang Sekolah merupakan program unggulan yang masuk dalam prioritas pertama Misi Pembangunan Kota Tangerang 2025-2030, yang diharapkan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kami melaksanakannya melalui sinergi seluruh Perangkat Daerah, bersama masyarakat, akademisi, dunia usaha, media, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya,” paparnya.
Herman berharap proses penilaian ini tidak hanya menghasilkan capaian prestasi, tetapi juga memberikan masukan yang konstruktif bagi penyempurnaan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan Kota Tangerang. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh perangkat daerah dan pemangku kepentingan yang terlibat dalam proses penilaian.
“Kami meyakini bahwa setiap saran dan rekomendasi dari Tim Penilai merupakan masukan berharga yang konstruktif untuk menyempurnakan kualitas pembangunan Kota Tangerang di masa yang akan datang. Terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung kelancaran penilaian ini,” tutup Herman.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Tangerang Yeti Rohaeti menuturkan, Pemkot Tangerang memaparkan inovasi program Gampang Sekolah yang dinilai berhasil memperluas akses pendidikan sampai meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kota Tangerang.
Hal ini dibuktikan dengan data realisasi capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Tangerang yang mencapai 82,41 dengan angka Harapan Lama Sekolah (HLS) yang mencapai 13,96 tahun.
“Alhamdulillah, kita (Kota Tangerang) masuk lima besar daerah serta sudah masuk tahap wawancara sampai verifikasi. Adapun program unggulan yang kami paparkan adalah Gampang Sekolah karena ini memang menjadi program pembangunan prioritas Wali Kota Tangerang yang telah terbukti berhasil seperti membuka akses pendidikan lewat program sekolah swasta gratis, beasiswa Tangerang Cerdas, sampai sekolah inklusi satu-satunya di Provinsi Banten,” kata Yeti.
Pemkot Tangerang menilai, program Gampang Sekolah berhasil menunjang realisasi capaian pembangunan di berbagai sektor lainnya. Salah satunya, Pemkot Tangerang berhasil meningkatkan Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) mencapai 5,74 persen hingga menurunkan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) hingga 5,88 persen.
“Tidak hanya berdampak langsung ke sektor pendidikan, program Gampang Sekolah juga menunjang keberhasilan realisasi capaian pembangunan lainnya karena bersangkutan langsung terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia dan generasi masa depan Kota Tangerang itu sendiri,” tambahnya.
Selain itu, Pemkot Tangerang berharap inovasi program Gampang Sekolah dapat terus berjalan secara berkelanjutan sekaligus berdampak besar bagi kesejahteraan masyarakat di Kota Tangerang. (adv)





