Polres Tangsel Edukasi Ribuan Pelajar, Kenalkan Profesi Polisi Hingga Rambu Lalu Lintas

KBO Satlantas Polres Tangsel Ipda Panji Setiawan. Tri Budi/Bantenekspres.co.id

SERPONG, BANTENEKSPRES.CO.ID – Polres Tangsel terus mengenalkan profesi kepolisian dan edukasi keselamatan berlalu lintas kepada pelajar sejak usia dini. Dalam kurun waktu sekitar 10 bulan terakhir, puluhan sekolah dari jenjang taman kanak-kanak (TK) hingga sekolah menengah atas (SMA) telah mengikuti kegiatan edukasi tersebut.

KBO Satlantas Polres Tangsel Ipda Panji Setiawan mengatakan, jumlah kunjungan sekolah ke Polres Tangsel mencapai sekitar 40 hingga 50 kunjungan. Kegiatan ini menjadi sarana bagi pelajar untuk mengenal tugas polisi sekaligus memahami aturan lalu lintas sesuai usia mereka.

Bacaan Lainnya

“Untuk anak-anak TK dan sekolah dasar (SD), materi yang diberikan meliputi pengenalan profesi polisi, rambu-rambu lalu lintas, serta upaya membangun kedekatan antara polisi dan anak-anak,” ujarnya kepada BANTENEKSPRES.CO.ID, Selasa, 20 Oktober 206.

Melalui kegiatan tersebut, polisi ingin menanamkan pemahaman sederhana tentang keselamatan berlalu lintas sejak dini. Anak-anak diperkenalkan pada rambu yang harus dipatuhi serta perilaku yang perlu dihindari ketika berada di jalan.

Selain edukasi, kegiatan juga dikemas secara menyenangkan agar anak-anak merasa nyaman saat berinteraksi dengan petugas kepolisian.
Antusiasme peserta biasanya terlihat ketika mereka diperkenalkan dengan berbagai perlengkapan kepolisian, seperti lampu pengatur lalu lintas, miniatur mobil dan motor polisi, serta kendaraan patroli.

“Bahkan, kesempatan berkeliling menggunakan mobil polisi menjadi salah satu kegiatan yang paling disukai anak-anak,” tambahnya.

Sementara itu, bagi pelajar tingkat SMA, edukasi lebih difokuskan pada keselamatan berkendara atau safety riding. Materi yang diberikan mencakup aturan lalu lintas, pemahaman perundang-undangan, pencegahan pelanggaran, serta imbauan untuk tidak terlibat balap liar dan tawuran.

Edukasi tersebut dilakukan melalui kunjungan pelajar ke Polres maupun kegiatan yang diselenggarakan langsung di sekolah. Pelaksanaannya dapat berasal dari undangan pihak sekolah ataupun inisiatif kepolisian.

Selain sekolah, kegiatan edukasi juga menyasar lingkungan kampus dan masyarakat, termasuk melalui kegiatan di pasar serta sosialisasi keselamatan berlalu lintas.

Melalui program tersebut, Polres Tangsel berharap para pelajar semakin memahami peran polisi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. “Pengenalan sejak dini juga diharapkan dapat membentuk kesadaran untuk menaati aturan lalu lintas ketika mereka mulai berkendara,” jelasnya.

Dengan pendekatan edukatif dan interaktif, polisi ingin membangun hubungan yang lebih dekat dengan generasi muda sekaligus menumbuhkan budaya tertib berlalu lintas di Kota Tangsel. (*)

Pos terkait