Sosialisasi Stop Boros Pangan, SDN Tangerang 14 Ajak Siswa Lebih Peduli terhadap Makanan

Para siswa SDN Tangerang 14 mengikuti kegiatan sosialisasi stop boros pangan yang diselenggarakan bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang, belum lama ini.

TANGERANG, BANTENEKSPRES.CO.ID – Upaya menanamkan kepedulian pangan sejak dini terus dilakukan di lingkungan sekolah. SDN Tangerang 14 mendapatkan kesempatan mengikuti kegiatan sosialisasi Stop Boros Pangan yang diselenggarakan bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang.

Dalam sosialisasi tersebut, siswa diperkenalkan pada tiga kebiasaan sederhana yang dapat diterapkan setiap hari, yakni mengambil makanan secukupnya, menghabiskan makanan yang telah diambil, serta menghargai setiap rezeki yang diperoleh.

Bacaan Lainnya

Guru SDN Tangerang 14, Ea Julaeha, mengatakan kegiatan ini menjadi sarana edukasi yang sangat penting untuk membangun karakter siswa sejak usia sekolah dasar. Menurutnya, pemahaman tentang pentingnya menghargai makanan perlu ditanamkan secara berkelanjutan agar menjadi kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari.

“Melalui kegiatan sosialisasi Stop Boros Pangan ini, kami ingin menanamkan kesadaran kepada anak-anak bahwa makanan yang mereka konsumsi memiliki nilai yang sangat berharga,” ujarnya, Kamis 25 Juni 2026.

Ia menuturkan kebiasaan membuang makanan sering kali terjadi karena kurangnya pemahaman mengenai dampak yang ditimbulkan. Oleh sebab itu, sekolah menyambut baik program edukasi yang melibatkan siswa secara langsung melalui berbagai aktivitas menarik.

“Materi yang disampaikan dengan cara yang menyenangkan membuat mereka lebih mudah memahami pesan yang diberikan,” katanya.

Lebih lanjut, ia juga menjelaskan pendidikan mengenai pengelolaan pangan tidak hanya berkaitan dengan kebiasaan makan, tetapi juga membentuk sikap tanggung jawab dan rasa syukur pada diri siswa.

“Anak-anak perlu memahami bahwa masih banyak orang di luar sana yang berjuang untuk mendapatkan makanan. Karena itu, mereka harus belajar menghargai setiap rezeki yang diterima dan tidak menyia-nyiakannya,” tuturnya.

Ea berharap pesan yang diperoleh siswa dalam kegiatan tersebut dapat diterapkan secara konsisten, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah bersama keluarga.

“Anak-anak dapat menjadi contoh di rumah dengan mengambil makanan secukupnya dan menghabiskan apa yang sudah mereka ambil,” ucapnya.

Ia menegaskan perubahan besar dapat dimulai dari langkah-langkah sederhana yang dilakukan secara terus-menerus oleh setiap individu.

“Jika sejak kecil anak-anak sudah terbiasa tidak membuang makanan, maka mereka akan tumbuh menjadi generasi yang lebih peduli terhadap sesama, lingkungan, dan masa depan,” katanya.

Melalui kegiatan sosialisasi Stop Boros Pangan ini, SDN Tangerang 14 berharap kesadaran siswa terhadap pentingnya menjaga pangan dapat terus meningkat. Edukasi yang diberikan menjadi bagian dari upaya membangun generasi yang lebih bertanggung jawab serta mampu menghargai setiap makanan. (*)

Pos terkait