Kepala Disporapar Minta Maaf, Akui Sudah Berupaya Maksimal

Disporapar, Kabupaten Serang, Sekda Kabupaten Serang, Zaldi Dhuhana, meminta maaf, POPDA XII Provinsi Banten,

 

SERANG,BANTENEKSPRES.CO.ID – Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Serang Anas Dwi Satya Prasadya, menyampaikan permohonan maaf atas apa yang telah terjadi, dan dialami para atlet selama Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XII Provinsi Banten, yang sudab dilaksanakan di Kota Cilegon.

Bacaan Lainnya

Banyak kritik serta keluhan yang muncul terkait berbagai hal, seperti pelayanan terhadap para kontingen Kabupaten Serang, serta menempati posisi kedelapan pada ajang POPDA XII Provinsi Banten.

Anas mengakui, sudah berupaya semaksimal mungkin untuk memberikan yang terbaik bagi para atlet, serta diakuinya ada sejumlah kendala teknis di lapangan yang menyebabkan miskomunikasi antara atlet, official, dan panitia pendamping.

“Saya akui memang ada berbagai kendala yang dihadapi, yang membuat para atlet tidak nyaman hingga berujung menempati posisi kedelapan, saya meminta maaf yang sebesar-besarnya,” katanya melalui keterangan tertulis, Senin 22 Juni 2026.

Anas mengaku, sejak awal sudah berupaya untuk semaksimal mungkin supaya mendapatkan hasil yang maksimal, mulai dari konsumsi, transportasi, akomodasi, hingga kebutuhan penunjang selama ajang POPDA Banten.

Berbagai macam persiapan sudah dilakukannya sejak jauh hari sebelum keberangkatan kontingen, ternyata saat pelaksanaannya terdapat sejumlah masalah di luar perkiraan, yang tidak dapat diprediksikan menimbulkan kendala teknis di lapangan.

“Kami sangat memahami kekecewaan yang kini muncul, dari berbagai pihak bukan hanya dari para atlet, dan tentunya masalah ini akan menjadi bagian dari evaluasi yang sangat berharga bagi kami,” ujarnya.

Dikatakan Anas, kritikan yang disampaikan oleh berbagai pihak akan diterimanya sebagai bagian dari masukan konstruktif, untuk adanya perbaikan yang akan dilakukan kedepannya supaya masalah yang terjadi tidak terulang kembali.

Karena keberhasilan pembinaan olahraga tidak hanya diukur dari prestasi yang diraih, melainkan dari kualitas pelayanan dan kenyamanan yang bisa diberikan ke para atlet yang bertanding.

“Kami tidak akan menutup mata terhadap kritikan yang disampaikan, karena ini menjadi tamparan sekaligus pelajaran penting. Ini akan menjadi evaluasi mendalam, supaya pelaksanaan serupa menjadi lebih baik dan profesional,” ucapnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Serang Zaldi Dhuhana menambahkan, permasalahan yang dialami menjadi perhatian khusus Pemkab Serang termasuk Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah, menjadi bahan evaluasi dan berkomitmen memperbaiki kekurangan dan permasalahan yang terjadi.

Pemkab Serang menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya, kepada para atlet, dan seluruh masyarakat Kabupaten Serang, atas ketidaknyamanan yang terjadi.

“Kami menyampaikan permohonan maaf, dan akan menjadi bahan evaluasi bersama dan kami berkomitmen, untuk memperbaiki kekurangan yang telah terjadi,” katanya.

Zaldi mengatakan, para atlet merupakan aset daerah yang sudah berjuang membawa nama baik Kabupaten Serang, pada ajang POPDA XII Provinsi Banten.

“Kami sangat menghargai perjuangan dari para atlet yang sudah berlatih keras, dan membawa nama baik Kabupaten Serang, meski hasilnya belum maksimal, akan kami lakukan evaluasi secara menyeluruh,” ujarnya. (*)

 

Pos terkait