SDN Larangan 9 Gelar Pawai Tahun Baru Islam 1448 H, Tanamkan Semangat Generasi Berakhlak Mulia

Siswa-siswi SDN Larangan 9 saat mengikuti kegiatan pawai keliling dalam rangka menyambut tahun baru Islam 1448 Hijriyah.

 

LARANGAN, BANTENEKSPRES.CO.ID – Dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah SDN Larangan 9 menggelar pawai keliling pada Senin, 15 Juni 2026. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh warga sekolah dengan mengusung tema Generasi Berakhlak Mulia: Cerdas, Berprestasi, dan Beriman.

Bacaan Lainnya

Kepala Sekolah SDN Larangan 9, Damiyati mengatakan, kegiatan tersebut bukan sekadar perayaan pergantian tahun Hijriah, tetapi juga menjadi momentum refleksi dan pembentukan karakter siswa.

“Tahun Baru Islam adalah saat yang tepat untuk mengajak anak-anak melakukan introspeksi diri dan memulai lembaran baru dengan semangat yang lebih baik. Kami ingin menanamkan nilai bahwa setiap tahun harus menjadi kesempatan untuk meningkatkan akhlak, prestasi, dan keimanan,” ujarnya, Selasa 16 Juni 2026.

Menurutnya, pendidikan tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga harus membentuk generasi yang memiliki karakter kuat dan berlandaskan nilai-nilai agama.

“Tema yang kami usung, yaitu Generasi Berakhlak Mulia: Cerdas, Berprestasi, dan Beriman, merupakan cita-cita yang ingin kami tanamkan kepada seluruh peserta didik. Anak-anak harus tumbuh menjadi pribadi yang cerdas dalam berpikir, unggul dalam prestasi, serta kuat dalam keimanan,” katanya.

Damiyati menjelaskan, pawai keliling dipilih sebagai media pembelajaran yang menyenangkan agar pesan-pesan moral dapat diterima siswa dengan lebih mudah dan berkesan.

“Melalui kegiatan seperti ini, anak-anak tidak hanya mendengar nasihat di dalam kelas, tetapi juga merasakan langsung suasana kebersamaan, kegembiraan, dan semangat menyebarkan nilai-nilai positif kepada masyarakat,” tuturnya.

Lebih lanjut, ia berharap kegiatan tersebut mampu memberikan motivasi kepada seluruh siswa untuk terus bersemangat menjalani kehidupan dan pendidikan di tahun yang baru.

“Kami ingin anak-anak memiliki tekad yang kuat untuk menjadi lebih baik dari hari kemarin. Tahun Baru Islam harus menjadi penyemangat untuk belajar lebih giat, beribadah lebih baik, dan berperilaku lebih santun dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.

Selain itu, ia menambahkan keterlibatan guru, siswa, dan orang tua dalam kegiatan tersebut menjadi bukti nyata pentingnya kolaborasi dalam membangun generasi penerus bangsa yang berkualitas.

“Keberhasilan pendidikan tidak bisa dilakukan sendiri oleh sekolah. Dibutuhkan dukungan orang tua dan lingkungan agar anak-anak dapat tumbuh menjadi generasi yang berakhlak mulia serta memiliki masa depan yang gemilang,” katanya.

Selain sebagai sarana edukasi, pawai Tahun Baru Islam juga menjadi ajang mempererat hubungan antarsesama warga sekolah dan masyarakat sekitar.

“Kami berharap kegiatan menyambut Tahun Baru Islam ini menjadi wadah silaturahmi yang memperkuat kebersamaan, persatuan, dan kesatuan. Nilai-nilai tersebut sangat penting untuk ditanamkan kepada anak-anak sejak usia dini,” jelasnya.

Dengan diadakannya kegiatan ini, warga sekitar yang menyaksikan turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut karena dinilai mampu menghadirkan nuansa religius sekaligus mempererat hubungan sosial di lingkungan masyarakat. (*)

 

Pos terkait