CIPUTAT, BANTENEKSPRES.CO.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi cuaca di wilayah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) pada Jumat, 12 Juni 2026 didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan sepanjang hari.
Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG, kondisi cuaca pada pagi hari diperkirakan cerah berawan hingga berawan. Memasuki siang hari, cuaca masih didominasi cerah berawan hingga berawan tanpa potensi hujan signifikan.
Sementara itu, pada malam hingga dini hari, langit di wilayah Tangsel diperkirakan berawan.
BMKG mencatat suhu udara di Kota Tangsel berada pada kisaran 24 hingga 34 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan udara antara 55 hingga 90 persen.
Angin bertiup dari arah timur laut hingga tenggara dengan kecepatan 5 sampai 35 kilometer per jam. Hingga saat ini, BMKG tidak mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk wilayah Kota Tangsel.
Secara umum, kondisi cuaca di Provinsi Banten juga diperkirakan cerah berawan hingga berawan pada pagi hari. Namun pada siang hingga malam hari terdapat potensi hujan ringan di sejumlah wilayah, antara lain Saketi, Mandalawangi, Cisata, Rangkasbitung, Cibeber, Lebakgedong, Cikande, Tunjung Teja, Cikeusal, Jawilan, Balaraja, Tigaraksa, Kresek, Solear, Jambe, Cisoka, dan Legok.
Untuk wilayah Banten secara keseluruhan, suhu udara diperkirakan berkisar antara 23 hingga 34 derajat Celsius dengan kelembapan udara 55 hingga 95 persen. Arah angin bertiup dari timur laut hingga tenggara dengan kecepatan 5 hingga 35 kilometer per jam.
BMKG juga mengeluarkan peringatan dini bagi masyarakat yang beraktivitas di wilayah perairan agar mewaspadai potensi gelombang laut setinggi 1,25 hingga 2,5 meter atau kategori sedang di perairan Selat Sunda Barat Pandeglang, Perairan Selatan Pandeglang, dan Perairan Selatan Lebak.
Masyarakat diimbau tetap menjaga kondisi tubuh saat beraktivitas di luar ruangan mengingat suhu udara siang hari berpotensi mencapai 34 derajat Celsius, serta memperhatikan informasi cuaca terkini dari BMKG apabila akan melakukan perjalanan atau aktivitas di wilayah perairan. (*)











