Diterjang Angin Kencang dan Air Pasang, Sejumlah Bagan Ikan di Tanjung Anom Mauk Roboh

Viral di TikTok video sejumlah bagan ikan di Tanjung Kait, Tanjung Anom, Mauk roboh akibat angin kencang dan air pasang. Foto: Tangkapan layar video Engler Bagan Fishing  

MAUK,BANTENEKSPRES.CO.ID – Sebuah video yang memperlihatkan detik-detik ambruknya sejumlah bagan ikan di perairan laut Tangerang mendadak viral di media sosial TikTok.

Video yang diunggah oleh akun TikTok Engler Bagan Fishing tersebut langsung menyita perhatian netizen hingga disukai lebih dari 2.700 kali dan dibagikan ribuan kali.

Bacaan Lainnya

Dalam unggahan video tersebut, pemilik akun menuliskan rasa syukurnya karena tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

“Jangan minta spil hasil akhir yah, yang sudah selamat saja sudah alhamdulillah ini,” tulis akun tersebut dalam kolom caption 2 hari lalu.

​Saat dikonfirmasi, salah satu pemilik bagan yang terdampak, Andri membenarkan peristiwa robohnya fasilitas memancing tersebut terjadi di wilayah perairan Kampung Tanjung Kait, RT 02, Desa Tanjung Anom, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang.

​Menurut penuturan Andri, insiden tersebut terjadi pada Jumat malam. Cuaca ekstrem berupa angin kencang disertai naiknya volume air laut menjadi penyebab utama robohnya bambu-bambu penyangga bagan di tengah laut.

​”Kejadiannya Jumat malam. Angin kencang, air naik. Udah itu bagan kecabut, kecabut,” ujar Andri saat diwawancarai Senin, 8 Juni 2026.

Andri menambahkan, bagan ikan yang roboh bukan hanya miliknya, melainkan juga milik beberapa rekannya sesama pelaku usaha bagan di kawasan Tanjung Anom.

Andri sendiri merupakan generasi penerus yang mengelola usaha bagan milik mertuanya, Ali Gendut, sejak tahun 2017 silam.

​Bagi para pencinta hobi memancing atau para angler yang biasa berkunjung ke Tanjung Kait, kini tidak perlu khawatir lagi. Andri memastikan situasi di perairan Tanjung Anom sudah kembali normal dan aman sejak Minggu sore.

​”Sekarang udah kondusif, udah. Udah kondusif,” tegasnya, memastikan para pemancing bisa kembali beraktivitas dengan tenang.

​Robohnya bagan-bagan ikan ini tentu membawa kerugian materiil yang tidak sedikit bagi para pemilik usaha.

Mengingat bagan merupakan mata pencaharian utama mereka untuk memfasilitasi para pemancing, Andri berharap adanya perhatian dan bantuan nyata dari pemerintah daerah setempat.

“Harapannya, kalau bisa mah ada bantuan gitu, Pak. Iya, bagan baru,” tutur Andri menutup perbincangan.

​Hingga berita ini diturunkan pada Senin, video dokumentasi bencana lokal di akun TikTok tersebut telah meraup 2.773 suka, 300 komentar dan telah dibagikan sebanyak 1.007 kali. (*)

 

 

Pos terkait