TANGERANG, BANTENEKSPRES.CO ID – Jelang perayaan Hari Raya Idul Adha, Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang bergerak masif menerjunkan tim Satuan Tugas (Satgas) untuk memastikan kelayakan dan kesehatan hewan kurban di wilayah Kota Tangerang.
Pemkot Tangerang menjamin hewan kurban yang beredar di tengah masyarakat aman dan sesuai syariat Islam.
Kepala DKP Kota Tangerang, Muhdorun mengatakan, secara umum kondisi hewan kurban yang ada di lapak-lapak pedagang saat ini dalam keadaan sehat. Meski demikian, pihaknya melakukan pengawasan secara ketat di seluruh wilayah.
“Apabila menemukan hewan-hewan kurban yang dinilai kurang sehat, kami juga memberikan layanan kesehatan hewan secara gratis untuk pengobatannya ataupun pemberian vaksin,” kata Muhdorun, Selasa, 19 Mei 2026.
Ia menuturkan. Langkah ini diambil guna memberikan jaminan rasa aman kepada masyarakat Kota Tangerang yang hendak membeli hewan kurban.
Untuk memaksimalkan pemantauan, lanjut Muhdorun, pihaknya telah membentuk satgas yang tersebar di 104 kelurahan di kota Tangerang. Tim ini diperkuat oleh tiga tim utama yang terdiri dari dokter hewan, medik veteriner, petugas DKP, serta dibantu oleh praktisi kesehatan hewan (keswan) di Kota Tangerang.
Hingga saat ini, proses pendataan lapak dan kebutuhan hewan kurban masih terus berjalan dinamis di lapangan, mengingat waktu pelaksanaan perayaan Iduladha tersisa sekitar 8 hingga 10 hari lagi.
“Tahun 2026 ini lapak-lapak masih terus bermunculan. Kami masih terus mendata sehingga pada saat akhirnya nanti, kita bisa memberikan jaminan kepada masyarakat agar pelaksanaan ibadah kurbannya dapat berjalan sesuai harapan,” papar Muhdorun.
“Sebagai gambaran, pada tahun 2025 lalu tercatat ada lebih dari 220 lapak hewan kurban di Kota Tangerang,” sambungnya.
Berdasarkan data DKP, pasokan hewan kurban di Kota Tangerang mayoritas didatangkan dari berbagai wilayah luar daerah, seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, hingga Lampung. Tidak hanya memantau hewan dari luar, DKP juga rutin memberikan layanan kesehatan bagi peternak lokal di Kota Tangerang.
Ia mengimbau kepada masyarakat Tangerang agar lebih cermat dan selektif dalam memilih hewan kurban. Ciri fisik hewan yang sehat di antaranya adalah aktif bergerak dan tidak menunjukkan tanda-tanda kecacatan.
Masyarakat juga sangat disarankan untuk membeli hewan kurban di lapak yang telah terverifikasi oleh petugas resmi.
“Kami mengimbau masyarakat dapat memilih dari tempat-tempat yang sudah kita berikan label berupa stiker. Stiker itu menandakan bahwa hewan kurban di tempat tersebut telah dilakukan pemeriksaan kesehatan, serta dokumennya—seperti Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) maupun dokumen veterinernya telah diperiksa dan dinyatakan aman,” pungkasnya.(*)









