LARANGAN, BANTENEKSPRES.CO.ID – SDN Larangan Selatan 3 menyiapkan pelepasan siswa kelas 6 tahun ajaran 2026 dengan konsep sederhana dan tanpa euforia. Sekolah memilih fokus pada momen kebersamaan dengan penyerahan Surat Keterangan Lulus (SKL) di lingkungan sekolah.
Kepala SDN Larangan Selatan 3, Sanjaya, menjelaskan penyerahan SKL akan dilakukan bertepatan dengan pelaksanaan ujian akhir semester bagi siswa kelas 1 hingga kelas 5 pada 2 Juni mendatang.
“Paling itu rencana kita pada saat anak-anak ujian akhir semester, nah itu anak kelas 6 nya kita berikan surat keterangan lulusnya,” ujarnya kepada bantenekspres.co.id, Selasa 12 Mei 2026.
Menurutnya, penyerahan SKL akan dilakukan di lapangan sekolah dengan suasana kebersamaan yang tetap meriah, namun tanpa seremonial. Pada momen ini, kata dia, siswa akan tetap menggunakan seragam lengkap saat menerima SKL.
“Diberikan SKL di lapangan, sambil ya kayak kita lulus-lulusanlah gitu rame-ramean. Merekapun ketika terima SKL juga menggunakan seragam lengkap,” katanya.
Selain itu, pihak sekolah juga memastikan tidak ada seremoni resmi yang berlebihan. Ia menilai, sekolah ingin menjaga kesederhanaan sekaligus makna kebersamaan.
Lebih lanjut, Sanjaya menegaskan, tradisi corat-coret seragam yang kerap terjadi saat kelulusan tidak diperbolehkan di sekolah. Kebijakan ini diterapkan sebagai bentuk kepedulian sosial dan pendidikan karakter kepada siswa.
“Enggak ada sih kalau di sini aman, kita larang yang melakukan. Kalau baju kita bagus kita bisa gunakan untuk adik kita atau anak kita yang kurang mampu bisa kita hibahkan,” tegasnya.
Terkait kegiatan pelapasan, Sanjaya memaparkan, pelepasan siswa akan diisi dengan sambutan singkat dari pihak sekolah dan komite. Orang tua murid yang ingin hadir juga dipersilakan menyaksikan momen tersebut.
“Sambutan buat kelas 6 nanti ada komite juga memberikan sambutan. Kalau ada wali murid yang datang mau melihat boleh-boleh saja,” jelas Sanjaya.
Setelah sambutan dilaksanakan, lanjut dia, SKL akan dibagikan dan dibuka bersama-sama oleh siswa. Momen tersebut menjadi puncak kebahagiaan bagi para siswa yang menanti hasil kelulusan.
Meski demikian, Sanjaya mengenang momen tahun lalu saat memberikan kejutan kecil kepada siswa untuk mencairkan suasana. Kejutan tersebut sempat membuat siswa deg-degan sebelum akhirnya mengetahui seluruhnya lulus.
Untuk tahun ini, pihak sekolah masih menunggu proses pengolahan nilai yang sedang berlangsung. Sanjaya berharap seluruh siswa dapat dinyatakan lulus.
“Informasi dari guru kelas rekapan belum selesai, mudah-mudahan sih lulus semualah,” harapnya.
Ke depan, pihak sekolah akan mengumumkan kelulusan siswa kelas 6 pada tanggal 2 atau 3 Juni mendatang. Hal ini sesuai kebijakan terbaru yang menjelaskan bahwa kelulusan ditentukan oleh satuan pendidikan. (*)











