TIGARAKSA, BANTENEKSPRES.CO.ID – Kabupaten Tangerang disebut masuk kategori daerah rawan pemilu berdasarkan pemetaan Bawaslu RI melalui Indeks Kerawanan Pemilu (IKP). Isu kerawanan tersebut mencuat dalam kegiatan peluncuran Pendidikan Pengawas Partisipatif atau P2P yang digelar di Kantor Bawaslu Kabupaten Tangerang, Selasa 12 Mei 2026.
Ketua Bawaslu Banten, Ali Faisal menjelaskan, pemetaan kerawanan dilakukan sebagai bentuk sistem peringatan dini sebelum tahapan pemilu dimulai.
“Di seluruh daerah pasti ada potensi kerawanan, termasuk di Kabupaten Tangerang. IKP itu berfungsi sebagai early warning agar semua pihak bisa melakukan langkah antisipasi sejak awal,” ujar Ali Faisal.
Menurutnya, indikator kerawanan disusun berdasarkan pengalaman pemilu dan pilkada sebelumnya. Meski demikian, ia menegaskan bahwa potensi tersebut sejauh ini mampu ditekan melalui kolaborasi antara Bawaslu, pemerintah daerah, aparat keamanan, hingga masyarakat.
“Ketika indeks kerawanan diluncurkan, langsung dilakukan langkah-langkah antisipasi. Alhamdulillah, dugaan kerawanan itu bisa diantisipasi sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” katanya.
Kerawanan pemilu di Kabupaten Tangerang juga disinggung langsung oleh Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid . Ia mengakui Kabupaten Tangerang memang memiliki tingkat kerawanan tinggi karena kompleksitas wilayah dan besarnya jumlah pemilih.
“Kalau tingkat kerawanan itu sebelum terjadi. Tapi begitu pelaksanaan dan pascanya, semuanya berjalan lancar,” ujar Maesyal.
Ia menilai, tingginya kerawanan bukan berarti demokrasi di Kabupaten Tangerang berjalan buruk. Sebaliknya, status tersebut menjadi alarm agar seluruh pihak meningkatkan kewaspadaan dan pengawasan dalam setiap tahapan pemilu.
Dikatakan Maesyal, keberhasilan menjaga kondusivitas pemilu selama ini tidak lepas dari kerja sama antara penyelenggara pemilu, pemerintah daerah, aparat keamanan, media, dan masyarakat.
“Usaha dari Bawaslu, KPU, pemerintah daerah, dan semua pihak, termasuk kesadaran masyarakat terhadap demokrasi, membuat pelaksanaan pemilu di Kabupaten Tangerang berjalan lancar,” katanya. (*)











