H-4 Idul Adha 1.000 Kambing Disalurkan, Per Kecamatan Dapat 34 Ekor Warga Desil I Dapat Dagingnya

Petugas Penghubung Komunikasi PT KAF Dengan Pemkab Serang Agus Firdaus, saat diwawancarai wartawan kemarin. Foto : Agunggumelar/Bantenekspres.co.id

SERANG,BANTENEKSPRES.CO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang, akan mendapatkan 1.000 kambing dari PT Kurma Adzwa Farm (KAF), yang akan datang di H-4 Idul Adha atau sekitar Minggu 24 Mei 2026.

Ketika sudah datang, kambing tersebut langsung disalurkan ke kecamatan yang masing-masing mendapatkan 34 ekor, dan dagingnya diberikan ke warga yang masuk kategori Desil I.

Bacaan Lainnya

Petugas Penghubung Komunikasi PT KAF Dengan Pemkab Serang Agus Firdaus mengatakan, saat ini pihaknya sedang mempersiapkan pembangunan kandang untuk 1.000 kambing, yang rencananya akan dibangun di Pondok Pesantren (Ponpes) Bai Mahdi, Kecamatan Pabuaran.

“Awalnya kandang itu tidak disana tempatnya, tapi ketika berdiskusi ada enggak tempat yang punya dua gerbang ternyata tidak ada, maka dipilihlah disana supaya tidak gampang orang lain masuk dan perlu dua gerbang juga,” katanya, Selasa 12 Mei 2026.

Agus mengatakan, 1.000 kambing dari PT KAF kemungkinan akan datang pada H-4 Idul Adha atau di Minggu 24 Mei, nanti akan diurus oleh DKPP Kabupaten Serang untuk semua proses pemindahan dari Karawang, Jawa Barat ke Kabupaten Serang, termasuk persyaratan-persyaratan administratif kesehatan hewan dan lain sebagainya.

Ketika sudah datang langsung dikumpulkan dulu di satu tempat yaitu di kandang di Ponpes Bai Mahdi, Kecamatan Pabuaran, selanjutnya langsung didistribusikan ke 29 kecamatan yang masing-masingnya mendapatkan 34 kambing.

“Nanti pendistribusian kambingnya langsung ke kecamatan, dan dari kecamatan didistribusikan oleh camat ke desa-desa. Sehingga, tidak ada pendistribusian di tempat, supaya tidak ada penumpukan warga dan tidak ada kupon daging, karena yang mengatur desa dan kecamatan langsung,” ujarnya.

Agus yang juga Plt Kepala BPKAD Kabupaten Serang mengatakan, warga yang berhak menerima daging kambing mereka yang masuk ke data Desil 1, yang jumlah paketnya kurang lebih 450 paket per kecamatan.

“Jadi tidak semua warga bisa dapat daging hasil kambing ini, hanya yang masuk Desil 1 yang bisa dapat, semoga warga yang mampu bisa memahaminya,” ucapnya.

Dikatakan Agus, akan ada persatuan dokter hewan Indonesia cabang Serang dan cabang Provinsi Banten, yang ikut serta bergabung memantau hewan kurban supaya tidak ada satupun kambing yang sakit.

“Mereka ikut gabung di hari H untuk menjaga dan memastikan higienitas berikut kesehatan hewan kurbannya, mungkin secara visual di luar sudah diperiksa sehat, tapi belum tentu dalamnya sehat maka akan diperiksa nanti,” tuturnya.

Sedangkan untuk Juru Sembelih Hewan (Juleha), kata Agus, sudah diberikan pelatihan dan akan bertugas di masing-masing kecamatan tiga orang per kecamatannya.

“Juleha sudah kita berikan pelatihan, jadi nanti per kecamatan ada tiga orang Juleha, lalu nanti ada juga yang potong-potong dagingnya kalau total yang beraktivitas sekitar 750 orang,” katanya. (*)

Pos terkait