SERANG,BANTENEKSPRES.CO.ID – Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika (LPPOM) Banten mengukir prestasi gemilang di kancah nasional. Dalam gelaran Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) LPPOM se-Indonesia yang berlangsung di Yogyakarta, Rabu 6 Mei 2026, LPPOM Banten sukses memboyong penghargaan bergengsi ‘The Most Improved Governance Award Established Provinces’.
Kegiatan Rapat Koordinasi Nasional ini dihadiri oleh perwakilan LPPOM provinsi di seluruh Indonesia.
Direktur Utama LPPOM, Muti Arintawati, mengatakan bahwa lenghargaan ini bukan sekadar seremoni, melainkan pengakuan atas transformasi besar-besaran yang dilakukan LPPOM Banten dalam aspek tata kelola organisasi, efisiensi kinerja, serta transparansi pelayanan publik.
“Selain menjadi forum koordinasi dan evaluasi program kerja, kegiatan ini juga menjadi ajang apresiasi bagi lembaga yang menunjukkan perkembangan dan peningkatan kinerja terbaik,” katanya.
Sementara itu, Direktur LPPOM Banten Dr. Rodani, menururkan bahwa pencapaian ini adalah hasil kerja keras kolektif seluruh tim dan dukungan penuh dari para pemangku kepentingan di Banten.
“Penghargaan ini bukan titik akhir, melainkan bensin bagi kami untuk terus berlari. Kami berkomitmen untuk terus menjaga integritas dan meningkatkan kualitas pelayanan agar ekosistem halal di Banten semakin kuat dan terpercaya,” tururnya.
Rakornas tahun ini menjadi ajang strategis bagi LPPOM dari seluruh provinsi untuk bersinergi dan mengevaluasi program kerja nasional. Di tengah ketatnya persaingan antarwilayah, keberhasilan Banten menempati peringkat pertama dalam kategori Most Improved Governance membuktikan bahwa inovasi tata kelola menjadi kunci utama dalam memenangkan kepercayaan masyarakat.
Dengan prestasi ini, LPPOM Banten kini dipandang sebagai benchmarkatau tolok ukur bagi provinsi lain dalam hal pengembangan kelembagaan yang adaptif dan profesional. (*)










