Investor China Lirik Proyek Pembangkit Listrik di Kota Serang

Wali Kota Serang Budi Rustandi saat menerima investor China.

SERANG, BANTENEKSPRES.CO.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang menerima kunjungan investor asal China yang berencana menanamkan modal di sektor pembangkit listrik berbasis energi terbarukan. Pertemuan tersebut dipimpin langsung Wali Kota Serang, Budi Rustandi, di Ruang Aula Lantai 3 Setda Kota Serang, Selasa 28 April 2026.

Dalam pertemuan itu, Budi Rustandi menyampaikan bahwa rencana investasi masih dalam tahap awal dan memerlukan sejumlah proses, terutama koordinasi dengan pihak PLN.

Bacaan Lainnya

“Hari ini kami melakukan diskusi dan rapat dengan para investor yang memiliki rencana untuk berinvestasi di Kota Serang. Namun karena ini sektor pembangkit listrik, saya minta mereka memastikan terlebih dahulu koordinasi dan persetujuan dengan PLN. Kalau itu sudah jelas, baru proyek bisa berjalan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, rencana lokasi pembangunan berada di wilayah Kasemen, tepatnya di Sawah Luhur, dengan kebutuhan lahan sekitar 150 hektare. Proyek tersebut dirancang sebagai pembangkit listrik yang juga berpotensi dikembangkan dengan sektor pendukung lainnya.

Meski demikian, detail teknis seperti kapasitas produksi dan skala pembangkit belum dibahas secara rinci. Hal itu masih menunggu kepastian teknis dari PLN serta kesiapan infrastruktur pendukung.

“Prosesnya masih panjang, mulai dari koordinasi dengan PLN, kesiapan infrastruktur, hingga perizinan. Setelah semua itu terpenuhi, baru bisa direalisasikan,” jelasnya.

Budi menegaskan, jika investasi tersebut terealisasi, nilainya tergolong besar dan berpotensi memberikan dampak ekonomi signifikan bagi Kota Serang, termasuk membuka lapangan kerja baru. Selain itu, ia berharap investor juga dapat berkontribusi melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), seperti pembangunan jalan dan infrastruktur lainnya.

Sementara itu, perwakilan investor China, Mr. Wang, menyampaikan bahwa pihaknya tertarik mengembangkan pembangkit listrik berbasis energi terbarukan, seperti tenaga surya dan angin. “Kami memiliki niat untuk membangun pembangkit listrik berbasis energi terbarukan,” katanya.

Untuk tahap awal, nilai investasi yang disiapkan mencapai 400 juta yuan. Berdasarkan hasil peninjauan, lokasi yang disiapkan dinilai cocok dan potensial untuk pengembangan proyek.

Ia menambahkan, nilai investasi tersebut masih berpeluang meningkat hingga sekitar 10 kali lipat, tergantung pada perkembangan proyek ke depan. Namun, saat ini pelaksanaan masih dalam tahap proses karena harus melalui berbagai tahapan, termasuk koordinasi dengan PLN serta pemenuhan persyaratan teknis dan administratif.

“Untuk waktu pelaksanaan belum bisa ditentukan. Masih dalam tahap pembahasan lebih lanjut, terutama terkait jaringan listrik dan efisiensi,” ujarnya.

Meski masih tahap awal, pihak investor menegaskan memiliki minat kuat untuk merealisasikan proyek tersebut di Kota Serang. Pemerintah daerah pun menyambut positif rencana tersebut dengan tetap menekankan pentingnya kepatuhan terhadap regulasi dan kesiapan teknis sebelum proyek dijalankan. (*)

Pos terkait