Cegah KLB, Puskesmas Rajeg Gelar ORI Campak Serentak di Seluruh Posyandu

Puskesmas Rajeg gelar ORI Campak serentak di seluruh Posyandu untuk cegah KLB dan tingkatkan herd immunity pada balita. Foto: Puskesmas Rajeg for bantenekspres.co.id

RAJEG,BANTENEKSPRES.CO.ID – Puskesmas Rajeg mengambil langkah taktis dalam upaya perlindungan kesehatan masyarakat dengan menggelar Outbreak Response Immunization (ORI) Campak secara serentak.

Kegiatan ini dilaksanakan di seluruh titik Posyandu yang tersebar di wilayah kerja Puskesmas Rajeg sebagai respons cepat untuk menekan penyebaran penyakit campak yang berpotensi memicu Kejadian Luar Biasa (KLB).

Bacaan Lainnya

Langkah preventif ini menyasar kelompok bayi dan balita, yang merupakan kelompok paling rentan terhadap penularan virus campak.

Kegiatan ini mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah desa setempat, serta melibatkan koordinasi solid antara tenaga kesehatan dan kader Posyandu untuk memastikan distribusi vaksin yang merata dan aksesibel bagi seluruh masyarakat.

Kepala Puskesmas Rajeg drg. Tohiroh menegaskan, imunisasi massal ini merupakan upaya krusial dalam membentuk kekebalan kelompok (herd immunity) di masyarakat.

Menurutnya, cakupan imunisasi yang tinggi adalah kunci utama untuk memutus mata rantai penularan virus.

“Tujuan utama kami adalah meningkatkan herd immunity. Dengan cakupan imunisasi yang maksimal, kita dapat menekan penularan virus campak secara signifikan. Kami juga mengimbau kepada seluruh orang tua agar tetap waspada dan segera membawa anak ke fasilitas kesehatan terdekat jika ditemukan gejala-gejala yang mengarah pada campak,” ujar drg. Tohiroh dalam keterangannya, Selasa, 28 April 2026.

Selain memberikan suntikan imunisasi, petugas kesehatan di lapangan juga proaktif memberikan edukasi kepada para orang tua mengenai urgensi imunisasi sebagai perisai perlindungan terhadap berbagai penyakit menular lainnya.

Pelaksanaan ORI Campak ini mendapat respons positif dari warga.

Terlihat dari tingginya antusiasme para orang tua yang membawa anak-anak mereka ke Posyandu sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.

Kader Posyandu pun aktif melakukan pendataan dan sosialisasi di lapangan, guna memastikan tidak ada sasaran yang terlewatkan.

Melalui kegiatan ini, Puskesmas Rajeg berkomitmen untuk terus meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di wilayah kerjanya.

Selain menjadi bentuk antisipasi terhadap potensi KLB, kegiatan ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan aman bagi pertumbuhan generasi muda di wilayah Rajeg. (*)

 

Pos terkait