Bupati Tangerang Paparkan Penataan Kampung Nelayan di Hadapan Menko

Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid memaparkan program penataan kawasan nelayan di hadapan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono di Desa Tanjung Anom, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Kamis 16 April 2026.

MAUK,BANTENEKSPRES.CO.ID – Penataan kawasan permukiman nelayan di Desa Tanjung Anom, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, mendapat perhatian pemerintah pusat. Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid, memaparkan langsung program tersebut di hadapan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono.

Kunjungan tersebut juga dihadiri Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan, Didit Herdiawan Ashaf, serta Wakil Gubernur Banten, Dimyati Natakusuma.
Dalam paparannya, Maesyal menyampaikan bahwa program penataan kawasan nelayan di Tanjung Anom telah berjalan dengan baik. Dari total 110 unit rumah yang dibangun, sebanyak 105 rumah telah ditempati oleh keluarga nelayan.

Bacaan Lainnya

Ia menjelaskan, program tersebut merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah daerah, koperasi, serta pihak non-government organization (NGO).

“Total anggaran yang dibutuhkan sekitar Rp13 miliar. Rinciannya, Rp5,5 miliar merupakan dukungan dari Habitat, kemudian lebih dari Rp6 miliar dari Pemerintah Kabupaten Tangerang, dan Rp2,2 miliar dari koperasi,” ujar Maesyal.

Selain pembangunan rumah, Pemkab Tangerang juga berfokus pada penyediaan infrastruktur pendukung. Di antaranya pembangunan jalan lingkungan, penerangan jalan umum (PJU), penyediaan air bersih, hingga penataan saluran drainase.

“Peran pemerintah daerah adalah membangun infrastruktur dasar seperti jalan, PJU, air bersih, dan saluran air yang saat ini sudah bisa kita lihat hasilnya,” jelasnya.(*)

Pos terkait