TIGARAKSA,BANTENEKSPRES.CO.ID – Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang Iwan Firmansah melalui Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Ardiansyah Putra mengatanan, rekonstruksi Jalan Gardu Tanah Merah di Kecamatan Pakuhaji secara bertahap dengan membaginya ke dalam 5 segmen pekerjaan. Tahap satu, panjang 712 meter dengan lebar jalan 7 meter pagu anggaran sebesar Rp7,4 miliar.
Ia memaparkan, pembagian segmen dilakukan untuk memudahkan pengendalian pekerjaan serta menyesuaikan dengan kondisi kerusakan jalan di lapangan.
“Pekerjaan dilakukan bertahap agar lebih efektif dan tepat sasaran, baik dari sisi teknis maupun penganggaran,” ujarnya.
Adapun rincian rencana penanganan per segmen yang saat ini diprogramkan antara lain:
Segmen 2: panjang 578 meter, lebar 7 meter, dengan pagu anggaran sekitar Rp6,092 miliar. Saat ini dalam proses pengadaan.
Segmen 3: panjang 605 meter, lebar 7 meter, dengan pagu anggaran sekitar Rp6,297 miliar. Dalam proses pengadaan.
Segmen 4: panjang 441 meter, lebar 7 meter, dengan pagu anggaran sekitar Rp4,766 miliar. Dalam proses pengadaan.
Segmen 5: panjang 561 meter, lebar 7 meter, dengan pagu anggaran sekitar Rp6,088 miliar. Dalam proses pengadaan.
Ia menyebutkan, bahwa proyek ini menjadi salah satu prioritas pembangunan infrastruktur jalan di wilayah utara Kabupaten Tangerang.
“Perbaikan ini sangat penting untuk meningkatkan konektivitas dan memperlancar mobilitas masyarakat, khususnya di kawasan Pakuhaji dan sekitarnya,” katanya.
Ia menambahkan, masih terdapat sekitar 1,346 kilometer ruas jalan yang belum tertangani dan akan menjadi prioritas pada tahap lanjutan.(*)
Reporter: Asep Sunaryo
Caption: Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid didampingi Kepala DBMSDA Kabupaten Tangerang Iwan Firmansah mengecek langsung rekontruksi jalan di Kecamatan Pakuhaji dan Sukadiri.
Tags. Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid, Kepala DBMSDA Kabupaten Tangerang Iwan Firmansah, jalan rusak, Jalan Pakuhaji.










