TANGERANG, BANTENEKSPRES.CO.ID – Menjelang pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik (TKA) tingkat sekolah menengah pertama, SMPN 13 Kota Tangerang menyatakan kesiapan penuh untuk menyukseskan ujian berbasis komputer tersebut. Meski TKA merupakan program perdana, pihak sekolah telah melakukan persiapan matang sejak jauh hari melalui koordinasi intensif dengan dinas terkait.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMPN 13 Kota Tangerang, Yusuf Yusfa, mengungkapkan bahwa sosialisasi telah dilakukan secara menyeluruh, baik melalui pertemuan daring maupun edaran resmi. Ia menekankan bahwa persiapan teknis dan administratif menjadi prioritas utama sekolah saat ini.
Yusuf juga menjelaskan bahwa kestabilan jaringan internet memegang peranan krusial, yakni mencapai 50% dari keberhasilan pelaksanaan.
“Kalau jaringannya tidak ada, ya pelaksanaannya jadi acak-acakan. Alhamdulillah, jaringan kita sudah diobservasi dan kami telah melaksanakan gladi bersih pada 11-12 Maret lalu,” ujar Yusuf saat diwawancarai oleh bantenekspres.co.id pada Senin 6 April 2026.
Kesiapan ini juga telah dipantau langsung oleh pihak Dinas Pendidikan guna memastikan perangkat komputer di laboratorium sekolah berfungsi optimal.
Upaya peningkatan kompetensi siswa, selain aspek teknis, SMPN 13 juga fokus pada penguatan kognitif siswa kelas 9.
Sekolah menerapkan program pengayaan khusus untuk dua mata pelajaran yang diujikan, yaitu Matematika dan Bahasa Indonesia.
“Jadwal pengayaan, siswa hadir lebih awal pada pukul 06.30 WIB, sebelum jam Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dimulai. Durasi setiap sesi pengayaan juga berlangsung selama 40 menit di kelas masing-masing dengan pendampingan guru. Kemudian, untuk materi yaitu fokus pada pembahasan buku panduan TKA untuk mengasah kemampuan akademis siswa,” jelasnya.
Yusuf berharap, untuk masa depan siswa, walaupun hasil TKA direncanakan sebagai salah satu pertimbangan dalam jalur prestasi akademik menuju jenjang SMA, Yusuf berpesan agar siswa tidak menjadikan ujian ini sebagai beban, melainkan motivasi untuk terus belajar.
“Pesan saya, anak-anak jangan berhenti belajar, apapun model ujiannya. Jika mereka punya pengetahuan yang cukup, mata pelajaran apa pun pasti bisa dihadapi,” pungkasnya.
Pihak sekolah berharap melalui persiapan yang komprehensif ini, para siswa dapat meraih hasil maksimal dan melanjutkan pendidikan ke SMA negeri impian mereka.(*)











