Sinergi PMI dan Kecamatan Mauk, Aksi Donor Darah di Bulan Ramadan Berhasil Kumpulkan 49 Kantong Darah

PMI Kecamatan Mauk sukses menggelar donor darah di bulan Ramadan 2026. Dihadiri Camat dan tokoh kesehatan, 49 kantong darah berhasil dikumpulkan. Foto: PMI Mauk for bantenekspres.co.id

 

MAUK,BANTENEKSPRES.CO.ID – Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kabupaten Tangerang bekerja sama dengan PMI Kecamatan Mauk menggelar aksi donor darah di tengah suasana bulan suci Ramadan.

Bacaan Lainnya

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Kecamatan Mauk belum lama ini berhasil menjaring puluhan pendonor dan menjadi potret solidnya sinergi antara unsur pemerintah setempat dengan relawan kemanusiaan.

Ketua PMI Kecamatan Mauk Abung Abdullah mengungkapkan rasa syukurnya atas dukungan penuh dari berbagai pihak.

Menurutnya, kegiatan kali ini terasa sangat spesial karena dihadiri oleh jajaran pemangku kepentingan yang lengkap.

“Seumur-umur jadi pengurus, baru kali ini komplit sekali. Pak Camat hadir, Dewan Penasihat dari Puskesmas ada, hingga Dokter Alan pun hadir. Ini menunjukkan kepedulian yang luar biasa terhadap misi kemanusiaan kita,” ujar Abung melalui keterangannya, Senin, 16 Maret 2026.

Kehadiran Camat Mauk Angga Yulyantono dalam acara tersebut juga menjadi sorotan.

Tak hanya sekadar hadir, Camat Mauk juga menunjukkan sikap kooperatifnya, termasuk dalam hal teknis seragam pelantikan hingga memfasilitasi kegiatan buka puasa bersama (bukber) bagi para relawan dan pengurus saat kegiatan donor darah.

Berdasarkan laporan resmi dari Koordinator Tim Mobil Unit (MU) Suharjo, antusiasme masyarakat tetap tinggi meski sedang menjalankan ibadah puasa.

Total calon donor 63 orang, realisasi (berhasil donor) 49 orang dan donor ditolak (afkir) 14 orang.

Adapun penyebab gagalnya 14 calon donor tersebut didominasi oleh riwayat medis seperti hipertensi, hipotensi, konsumsi obat, atau kadar HB yang tidak sesuai standar (11 orang), serta kadar HB rendah (3 orang).

Selain melibatkan jajaran birokrasi, Abung Abdullah juga mengapresiasi keterlibatan relawan dari alumni SMK dan SMA setempat.

Sebanyak 30 orang yang terdiri dari pengurus, dewan penasihat, dan relawan diundang untuk memperkuat barisan PMI Mauk.

“Saya ingin merangkul anak-anak muda, relawan lulusan SMK dan SMA, agar semangat kemanusiaan ini terus bersambung. Alhamdulillah, Pak Camat mendukung penuh hingga menyiapkan tempat untuk kita berbuka bersama,” tambah Abung dengan nada optimis.

Sinergi ini diharapkan dapat terus berlanjut guna memastikan stok darah di Kabupaten Tangerang tetap aman, terutama di masa-masa krusial seperti bulan Ramadan dan menjelang Idul Fitri. (*)

 

Pos terkait