Pelantikan Pengurus Golkar Provinsi Banten Dijadwalkan Usai Lebaran

Sekretaris DPD Partai Golkar Provinsi Banten, Bahrul Ulum

TANGERANG,BANTENEKSPRES.CO.ID – Teka-teki mengenai jadwal pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Provinsi Banten mulai menemui titik terang. Sekretaris DPD Partai Golkar Provinsi Banten, Bahrul Ulum memberikan sinyal kuat bahwa prosesi pengukuhan tersebut akan dilaksanakan selepas hari raya Idul Fitri 1447 H.

Pernyataan ini disampaikan Bahrul Ulum saat ditemui awak media usai menghadiri acara buka puasa bersama sekaligus konsolidasi kader di Pendopo kediaman anggota DPRD Kota Tangerang, Supiani, pada Rabu, 11 Maret 2026.

Bacaan Lainnya

Bahrul Ulum mengatakan, bahwa Ketua Umum DPP Partai Golkar menginginkan pelantikan dilakukan sebelum memasuki bulan suci Ramadhan. Namun, rencana tersebut harus tertunda lantaran adanya satu wilayah di provinsi Banten yang belum menyelesaikan Musyawarah Daerah (Musda), yaitu Pandeglang.

“Kemarin Ketua Umum sih minta sebelum Ramadhan, cuma ada satu daerah yang belum Musda pada saat itu, yaitu Pandeglang,” kata Bahrul.

Menurut Bahrul, secara administratif kendala tersebut kini telah teratasi. Bahrul menyatakan bahwa kepengurusan di tingkat daerah kini sudah lengkap tepat sebelum bulan puasa dimulai.

“Alhamdulillah di H-2 Ramadan, Pandeglang sudah selesai. Sehingga Insyaallah habis lebaran kita akan mulai konsolidasikan untuk pelantikan pengurus Provinsi Banten,” ujarnya.

Selain membahas waktu pelaksanaan, Bahrul menyebutkan adanya opsi baru dalam mekanisme pelantikan nanti. Pihaknya sedang mempertimbangkan untuk menggelar pelantikan pengurus tingkat Provinsi bersamaan dengan pengurus Kabupaten/Kota se-Banten.

“Ada opsi juga tawaran bagaimana kemudian pelantikan ini kita buat serentak, antara pelantikan Provinsi dan Kabupaten/Kota. Ini yang sedang kita godok bersama Ketua DPD Golkar Banten, Pak Dika,” pungkasnya.

Langkah pelantikan serentak ini dinilai sebagai bagian dari strategi penguatan soliditas internal partai berlambang pohon beringin tersebut di Tanah Jawara, terutama dalam menyongsong agenda-agenda politik kedepan pasca hari raya.(*)

Reporter : Abdul Aziz

Pos terkait