TANGERANG,BANTENEKSPRES.CO.ID – Operasi Ketupat Jaya 2026 resmi digelar untuk memastikan arus mudik dan perayaan Idul Fitri berjalan aman dan lancar. Operasi pengamanan ini akan berlangsung selama 13 hari.
Secara nasional, sebanyak 161.243 personel gabungan dari TNI, Polri, Dinas Perhubungan, serta instansi terkait lainnya diterjunkan dalam operasi tersebut.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan operasi ini mengusung tagline Mudik Aman Keluarga Bahagia sebagai bentuk komitmen memberikan rasa aman kepada masyarakat.
“Mudik tahun ini mengusung tagline Mudik Aman Keluarga Bahagia. Seluruh personel harus hadir memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat,” kata Sigit.
Sementara itu, di wilayah hukum Polres Metro Tangerang Kota, sebanyak 1.859 personel disiagakan untuk mengamankan sejumlah titik strategis.
Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Raden Muhammad Jauhari mengatakan pihaknya telah mendirikan tujuh pos selama operasi berlangsung.
“Ada 7 pos yang kami dirikan, terdiri dari 1 pos pengamanan, 5 pos pelayanan, dan 1 pos terpadu,” ujar Jauhari.
Selain pengamanan, polisi juga menyediakan layanan penitipan kendaraan gratis bagi masyarakat yang akan mudik.
“Bagi masyarakat yang mudik, kami siapkan penitipan kendaraan gratis di Polres maupun Polsek. Untuk Polsek khusus kendaraan roda dua,” jelasnya.
Polisi juga mengantisipasi potensi gangguan selama mudik, termasuk bencana alam akibat curah hujan tinggi berdasarkan prakiraan BMKG.
Selain itu, petugas juga diminta menyiapkan jalur alternatif untuk mengurai kepadatan lalu lintas jika terjadi kemacetan.
Sebagai informasi, Kota Tangerang merupakan salah satu jalur strategis arus mudik nasional, termasuk akses menuju Pelabuhan Merak bagi pemudik yang akan menyeberang ke Sumatera.
Kapolres mengimbau masyarakat memastikan kondisi kesehatan dan kendaraan sebelum berangkat mudik. Warga juga diminta melapor kepada tetangga atau petugas keamanan jika meninggalkan rumah.
“Jika membutuhkan bantuan kepolisian selama mudik, masyarakat dapat menghubungi call center Polri di 110,” pungkasnya. (*)










