33 Tahun Kota Tangerang, Kualitas Kesehatan Makin Baik Angka Harapan Hidup Naik

Wali Kota Tangerang Sachrudin menyalami anggota DPRD dan tamu undangan usai paripurna HUT ke-33 Kota Tangerang.

TANGERANG,BANTENEKSPRES.CO.ID – Momentum Hari Jadi ke-33 Kota Tangerang yang jatuh pada Sabtu, 28 Februari 2026, terasa istimewa karena bertepatan dengan bulan suci Ramadan. Dalam Sidang Paripurna di Gedung DPRD Kota Tangerang, Wali Kota Tangerang, Sachrudin menegaskan, perjalanan tiga dekade lebih kota Tangerang merupakan cerminan konsistensi pembangunan yang kolaboratif dan berorientasi pada masyarakat.

Dalam pidatonya, Sachrudin menyampaikan, dengan mengusung tema “Bersama, Melayani Tiada Henti”, bahwa pembangunan Kota Tangerang adalah hasil kerja kolektif antara pemerintah, Forkopimda, dunia usaha, akademisi, hingga seluruh lapisan warga.

Bacaan Lainnya

Sachrudin memaparkan, sejumlah keberhasilan pembangunan sepanjang tahun 2025 yang menunjukkan tren positif pada kualitas hidup masyarakat. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mengalami peningkatan dari 81,53 pada tahun 2024 menjadi 82,41 di tahun 2025. Kemudian Angka Harapan Hidup mengalami kenaikan menjadi 75,86 tahun di tahun 2025 dari 75,5 tahun pada 2024.

Angka ini menunjukkan peningkatan kualitas kesehatan dan rata-rata umur penduduk Kota Tangerang. “Tak hanya itu, pertumbuhan Ekonomi: terus menguat dari 5,04 persen menjadi 5,20 persen. Sementara angka kemiskinan dan pengangguran menurun. Angka kemiskinan dari 5,43 persen di tahun 2024, turun menjadi 5,19 persen di tahun 2025 dan tigkat pengangguran terbuka (TPT) dari 5,92 persen pada 2024, kini turun menjadi 5,88 persen.,” ujar Sachrudin.

“Kemudian dalam penanganan kasus stunting, prevalensi stunting terus ditekan hingga mencapai 5,3 persen pada tahun 2025. Secara statistik, angka-angka ini mungkin terlihat tidak terlalu besar, namun bagi masyarakat yang merasakannya, perubahan ini sungguh berarti,” sambungnya.

Sachrudin juga menyoroti keberlanjutan Program 3G (Gampang Sekolah, Gampang Kerja, dan Gampang Sembako) sebagai pilar pelayanan dasar. Pemkot telah memfasilitasi 139 sekolah swasta gratis, bantuan biaya pendidikan untuk 576 mahasiswa, serta penyediaan angkutan sekolah gratis.

Kemudian program Gampang Kerja ,melalui Job Fair Hybrid dan pelatihan kompetensi, sebanyak 13.699 pelamar kerja telah berhasil ditempatkan di berbagai perusahaan dalam dan luar negeri sepanjang 2025. Dan pada program Gampang Sembako , penguatan daya beli dilakukan melalui Gerakan Pangan Murah di 13 kecamatan dan bantuan pangan B2SA untuk pencegahan stunting. (adv)

Pos terkait