KELAPADUA,BANTENEKSPRES.CO.ID — Pemerintah Kecamatan Kelapa Dua memastikan akan melakukan monitoring secara intensif selama bulan suci Ramadan guna mencegah terjadinya aksi perang sarung yang kerap meresahkan masyarakat. Langkah ini dilakukan demi menjaga situasi tetap aman dan kondusif di seluruh wilayah kecamatan.
Camat Kelapa Dua Dadang Sudrajat menegaskan, bahwa pihaknya bersama unsur tiga pilar terus meningkatkan pengawasan, termasuk patroli rutin yang melibatkan Polsek dan jajaran terkait.
“Kami bersama tiga pilar terus melakukan pengawasan di setiap wilayah di Kecamatan Kelapa Dua. Patroli rutin kami lakukan bersama Polsek dan unsur terkait untuk menjaga kondusifitas wilayah selama Ramadan,” ujar Dadang kepada Bantenekspres.co.id, Rabu 25 Febuari 2026.
Ia menambahkan, pengawasan tersebut mengacu pada surat edaran Bupati Tangerang yang menginstruksikan seluruh jajaran untuk menjaga ketertiban umum selama bulan Ramadan, termasuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan seperti perang sarung.
“Kami bergerak berdasarkan surat edaran Bupati. Ini menjadi dasar kami untuk memperketat pengawasan. Tujuannya satu, agar wilayah Kelapa Dua tetap aman, nyaman, dan masyarakat bisa menjalankan ibadah dengan tenang,” tegasnya.
Menurut Dadang, perang sarung bukan hanya sekadar permainan, tetapi berpotensi menimbulkan konflik, cedera, hingga gangguan ketertiban masyarakat. Karena itu, pihak kecamatan tidak ingin kecolongan dan memilih melakukan langkah pencegahan sejak dini.
“Kami tidak ingin ada kejadian yang merugikan anak-anak kita sendiri. Ramadan adalah bulan penuh berkah, bukan momentum untuk melakukan hal-hal yang bisa merusak suasana,” katanya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan masing-masing. Peran orang tua, tokoh masyarakat, hingga pemuda dinilai sangat penting dalam mengawasi aktivitas anak-anak pada malam hari.
“Kami meminta masyarakat untuk bisa bekerja sama. Keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi tanggung jawab kita bersama. Jika ada potensi gangguan, segera laporkan kepada pihak berwenang,” imbuhnya.
Secara khusus, Dadang juga menyampaikan pesan kepada para pelajar dan remaja di Kecamatan Kelapa Dua agar tidak mudah terprovokasi oleh ajakan oknum tertentu yang ingin membuat keributan.
“Saya minta kepada anak-anak di Kecamatan Kelapa Dua, jangan terlibat dan jangan terpengaruh oleh ajakan dari oknum yang ingin merusak bulan Ramadan. Isi waktu dengan kegiatan positif, seperti tadarus, salat berjamaah, dan kegiatan yang bermanfaat,” paparnya.
Ia berharap dengan sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat, Kecamatan Kelapa Dua dapat tetap kondusif sepanjang Ramadan, sehingga suasana ibadah berjalan khusyuk dan penuh kedamaian.
“Kita jaga bersama wilayah ini. Ramadan harus menjadi momen memperkuat kebersamaan dan ketertiban, bukan sebaliknya,” tutupnya. (*)









