TANGERANG,BANTENEKSPRES.CO.ID–Di awal Ramadan, Wali Kota Tangerang Sachrudin menunaikan ibadah salat Isya dan Tarawih di masjid Al Azhom bersama ribuan jamaah, Kamis malam (19/02/2026). Selepas salat isya, Sachrudin didaulat menyampaikan kultum.
Sachrudin mengajak seluruh warga Kota Tangerang untuk menjadi Ramadan sebagai momentum meningkatkan kualitas diri. Menekan amarah, menjaga lisan, serta sikap. “Puasa bukan sekadar menjaga lapar dan haus. Ramadan ini menjadi momentum kita untuk memperbanyak pahala dengan memperbanyak sedekah dan ibadah lainnya,” paparnya.
Ia memaparkan Ramadan bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan kesempatan berharga untuk meningkatkan kualitas keimanan sekaligus memperkuat kepedulian sosial.
“Puasa bukan hanya soal menahan lapar dan haus sejak terbit fajar hingga terbenam matahari melainkan adalah bagaimana kita belajar mengendalikan diri,” tutur Sachrudin. Ia pun mengajak seluruh jemaah untuk menjadikan Ramadan sebagai sarana membersihkan hati dan memperbaiki akhlak dalam kehidupan sehari-hari.
“Menjaga hati agar tetap bersih dari prasangka dan amarah. Menjaga lisan agar tidak menyakiti sesama. Menjaga sikap dan perbuatan agar tetap berada di jalan yang diridhoi Allah SWT,” lanjutnya.
Sachrudin menegaskan Ramadan juga harus diwujudkan dalam aksi nyata berbagi kepada sesama, terutama mereka yang membutuhkan. “Kepedulian sosial di tengah masyarakat ini harus senantiasa dipupuk dan dikembangkan,” ungkapnya.
“Oleh karena itu sejalan dengan semangat kepedulian tersebut Pemkot Tangerang kembali program Tangerang Bersedekah, dengan mengajak seluruh aparatur Pemerintah Kota Tangerang untuk menyisihkan sebagian rezekinya,” imbau Sachrudin.
Melalui program tersebut, sebanyak 3.300 paket bantuan yang terdiri dari sembako untuk duafa serta santunan uang tunai sebesar Rp200.000 bagi yatim piatu akan disalurkan ke 104 kelurahan di 13 kecamatan.
“Alhamdulillah, sebanyak 3.300 paket bantuan yang terdiri dari sembako untuk duafa dan santunan berupa uang tunai sebesar Rp200.000 untuk yatim piatu, akan disalurkan ke 104 kelurahan di 13 kecamatan. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita dan menjadi ladang pahala bagi kita semua,” jabar Sachrudin.
Tak hanya itu, pada tahun 2026 ini Pemerintah Kota Tangerang juga menyalurkan bantuan hibah kepada 108 lembaga keagamaan—mulai dari masjid, musala, majelis ta’lim, yayasan pendidikan Islam, pondok pesantren hingga madrasah diniyah—dengan total anggaran sebesar Rp13.214.000.000 melalui Aplikasi SABA Kota.
Sachrudin juga mengingatkan warga untuk tidak lupa menunaikan kewajiban zakat, baik zakat maal maupun zakat fitrah, melalui BAZNAS Kota Tangerang atau Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang resmi. Untuk zakat fitrah tahun 2026 ditetapkan sebesar 2,5 kg atau 3,5 liter beras, atau setara dengan Rp47.000 per jiwa. (adv)











