TANGERANG,BANTENEKSPRES.CO.ID–Wali Kota Tangerang Sachrudin dan Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq melakukan kurvei di Pasar Anyar. Sachrudin dan Hanif bersama anggota Polres Metro Tangerang Kota dan Kodim 0506/Tangerang membersihkan sampah yang ada di kawasan Pasar Anyar, Jumat (13/02/2026).
Kerja bakti massal itu menjadi momentum dimulainya gerakan nasional mewujudkan kota yang bersih, sehat, dan berkelanjutan melalui gerakan nasional Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI). Menggunakan sarung tangan puluhan pegawai Kementerian LH, Pemkot Tangerang, polisi dan TNI memungut sampah plastik dan sisa sayuran yang ada di Pasar Anyar.
Sampah dipilah sebelum dimasukkan ke dalam karung. Sachrudin mengatakan Pemkot Tangerang sudah memulai gerakan Jumat Bersih sejak beberapa bulan lalu. Di hari Jumat semua pegawai Pemkot Tangerang dilarang membawa kendaraan bermotor ke kantor untuk mengurangi pencemaran udara. Semua camat dan lurah diminta bersama warga melakukan kerja bakti membersihkan lingkungan.
“Jumat Bersih sejalan dengan program ASRI yang dicanangkan Bapak Presiden. Hari ini kami merasa Pak Menteri Lingkungan Hidup memulai gerakan bersih-bersih kota di Pasar Anyar. Kota Tangerang siap menyukseskan program Presiden, Indonesia ASRI,” ungkapnya.
Sachrudin, menyampaikan apresiasi atas dukungan dan perhatian pemerintah pusat dalam menangani persoalan sampah di Kota Tangerang. “Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Pak Menteri, yang telah memberi contoh langsung melalui kerja bakti ini. Kami bersama Forkopimda dan seluruh elemen masyarakat terus berupaya menangani kondisi darurat sampah ini sesuai instruksi presiden,” paparnya.
“Semoga kehadiran Pak Menteri dapat memotivasi sikap, mental, dan budaya bersih masyarakat sehingga kita bisa lebih cepat mengakhiri darurat sampah di Kota Tangerang,” lanjut Sachrudin.
Secara bersamaan, kegiatan kerja bakti juga dilaksanakan serentak oleh jajaran pegawai Pemkot Tangerang di lingkungan kantor pemerintahan, fasilitas umum, hingga aksi pengecatan kansteen dan penataan kawasan publik lainnya.
Melalui semangat kolaborasi dan gerakan Indonesia ASRI, Pemkot Tangerang menegaskan komitmennya untuk mewujudkan kota yang bersih, sehat, dan berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat.
Menteri LH Hanif Faisol, menjelaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut dari gerakan nasional Indonesia ASRI yang telah dicanangkan Presiden pada Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul, awal Februari lalu.
“Bapak Presiden tegas ingin mengakhiri situasi darurat sampah. Kita semua diminta untuk perang melawan sampah melalui gerakan nasional Indonesia ASRI. Kurvei yang diarahkan beliau ini adalah salah satu aksi nyatanya. Mari kita akhiri darurat sampah di seluruh tanah air,” ujar Hanif.
Lebih lanjut, Menteri LH mengungkapkan bahwa pihaknya bersama Kementerian Dalam Negeri tengah menyusun Surat Keputusan Bersama (SKB) untuk memperkuat kolaborasi gerakan Indonesia ASRI secara nasional yang akan segera diluncurkan secara resmi.
Ia juga mengapresiasi langkah-langkah progresif Pemkot Tangerang dalam pembenahan pengelolaan lingkungan, termasuk rencana pengembangan teknologi Waste to Energy sebagai solusi jangka panjang pengelolaan sampah.
“Kota Tangerang sudah banyak berbenah. Saat awal saya ke sini, persoalannya memang tidak sederhana. Namun di bawah kepemimpinan Pak Wali, kita melihat perbaikan signifikan. Termasuk upaya menghadirkan Waste to Energy untuk Kota Tangerang. Kami akan mendukung penuh,” katanya. (adv)











